,
09 Oktober 2015 | dibaca: 1338 pembaca
Warga Binangasangkara Tolak PLTU

Warga protes rencana pembangunan PLTU di Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros

Skornews.com, Maros Sulsel

Rencana pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Dusun Binangasangkara, Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros akan dibangun PLTU menuai kritikan dari masyarakat dan sejumlah LSM dan OKP di Kabupaten Maros.

 

Lokasi pembangunan PLTU itu dinilai tidak tepat karena merupakan kawasan pertanian dan perikanan sehingga dikhawatirkan limbah PLTU itu nantinya akan mengganggu bahkan merusak sumber sumber perekonomian warga.

 

Ketua LSM LEMPAR Salewangang, Saiful mengatakan penolakan warga Binangasangkara adalah hal yang wajar karena kehadiran PLTU itu hanya akan mendatangkan malapetaka terhadap perekonomian mereka.

 

“Limbah berbahaya dari hasil pembakaran batubara yang nantinya akan dibuang ke laut sudah dipastikan akan mencemari air dan mamatikan biota-biota laut, imbasnya nelayan tidak dapat lagi menangkap ikan dan kepiting” ujar Saiful.

 

Selain itu, menurut Saiful air sungai pun akan tercemari sehingga ratusan petani tidak dapat lagi melanjutkan aktifitas pertaniannya.

 

“Pemerintah sebaiknya mencari alternatif tempat yang lain untuk membangun PLTU itu”Pintanya.

 

Saiful juga menyayangkan selama proses pengukuran berlangsung hingga saat ini yang disosialisasikan oleh pihak terkait hanyalah dampak positif pembangunan PLTU itu tanpa menginformasikan secara transparan mengenai kemungkinan dampak negatifnya.

 

“Warga tidak pernah diberitahu tentang dampak negatifnya terhadap eksistensi nelayan dan petani tambak. Olehnya itu saya siap bersama-sama ratusan nelayan dan petani menolak pembangunan PLTU tersebut jika betul akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat” tegasnya

 

Ketua RT. 2 Dusun Binangasangkara, Syamsuddin saat ditemui dikediamannya beberapa waktu lalu mengatakan PLTU yang akan dibangun di wilayahnya itu adalah proyek nasional. Ia mengaku tahap pengukuran lokasi sudah dilakukan.

 

“Saya termasuk salah satu orang yang masuk tim pengukur bergabung bersama orang-orang utusan dari jakarta dan provinsi sulawesi-selatan, luas tanah yang telah kami ukur dan patok kurang lebih 35 ha” tutur Syamsuddin. Rauf 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com