,
03 April 2017 | dibaca: 523 pembaca
Tersangka OTT Suap PT PAL

Jakarta, skornews.com

 

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan 4 orang tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan sebagai tindak lanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan beberpa waktu lalu.

 

Keempat tersangka itu adalah MFA (Direktur Utama PT PAL Indonesia), AC (Manager Keuangan PT PAL Indonesia), SAR (Direktur Keuangan PT PAL Indonesia) dan AN (Swasta).

 

Tersangka MFA selaku Direktur Utama PT PAL Indonesia bersama-sama dengan AC selaku Manager Keuangan dan SAR selaku Direktur Keuangan PT PAL Indonesia diduga menerima hadiah atau janji terkait penunjukan AS Inc. sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia dalam pengadaan Kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk Pemerintah Filipina Tahun, 2014 - 2017. Nilai kontrak untuk penjualan 2 unit Kapal Perang SSV pada Instansi Pertahanan Pemerintah Filipina tersebut sebesar USD86,96 juta.

 

Tersangka MFA, AC dan SAR yang diduga sebagai pihak penerima, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. Sementara tersangka AN diduga sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

 

Sebelumnya, KPK mengamankan sejumlah orang dalam kegiatan OTT pada Kamis (30/3) dari 2 lokasi di Jakarta dan Surabaya. Sekitar pukul 13.00, KPK mengamankan AC di parkiran sebuah kantor di MTH Square, Jakarta Timur sesaat setelah penyerahan uang dari AN kepada AC.

 

Dari mobil dan tangan AC, penyidik mengamankan uang sebesar USD25,000 yang diduga bagian dari total komitmen fee sekitar USD1,087 Juta, kemudian tim penyidik KPK mengamankan AN di dalam kantor beserta 7 orang pegawai.

 

Sekitar pukul 22.00 WIB, Tim penyidik KPK mengamankan MFA di Kantor PT PAL Indonesia di Surabaya. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, MFA diterbangkan ke Jakarta pada keesokan harinya (31/3) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK. ||Yudi (smbr: siaran perskpk)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com