,
23 Februari 2018 | dibaca: 200 pembaca
Tersangka Ijazah Palsu, Ombudsman: Copot Kepala Desa Doda

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar

Pasangkayu-SulBar, skornews.com

 

Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat merekomendasikan Bupati Pasangkayu, Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP. segera menganulir SK pengangkatan Kepala Desa Doda dan memberikan sanksi administrasi kepada pihak DPMPD yang dinilai lalai menjalankan tugasnya.

 

DPMPD Kabupaten Pasangkayu diduga melakukan maladministrasi terkait penggunaan ijazah palsu Kepala Desa Doda pada saat proses seleksi Calon Kepala Desa beberapa waktu lalu.


  
“Kami bisa pastikan ijazah MA al Khairat Baras yang digunakan RN pada saat pencalonan Kepala Desa adalah ijazah palsu, hasil klarifikasi tim Ombudsman ke sejumlah pihak, terungkap fakta bahwa RN tidak pernah mengikuti proses belajar mengajar dari tingkat SMP dan SMA,” terang Lukman, (22/02/18).


   
Menurut Lukman, saran Ombudsman kepada Bupati pasangkayu agar segera melakukan pencabutan SK pengangkatan Kepala Desa Doda dan segera melakukan pengangkatan pejabat sementara.

 

Kepala Desa Doda saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan LP/15/II/2018/SPKT/Sulbar. Polda Sulawesi Barat telah menetapkan Kepala Desa Doda, Resmi Naso, Kec. Sarudu, Kab. Pasangkayu sebagai tersangka atas dugaan ijasah palsu lantaran dianggap melanggar pasal 263 ayat 2, KUHP sub pasal 69 ayat 1 UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. ||red (Humas ORI Sulbar, aut: Ali Akbar)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com