,
10 Desember 2015 | dibaca: 1133 pembaca
Tanawali: KAKAO Pondasi Ekonomi Sulbar

seminar peningkatan daya saing dan nilai tambah kakao Indonesia

Sulawesi Barat, skornews.com


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Ir. H. Tanawali, M.AP optimis bahwa kebijakan pemerintah pusat bersama Gubernur, H. Anwar Adnan Saleh melalui program kakao berkelanjutan tahun 2015/2016 akan memajukan perekonomian daerah dan kesejahteraan petani kakao Sulbar.


Hal tersebut disampaikan Ir. Tanawali pada kegiatan seminar peningkatan daya saing dan nilai tambah kakao Indonesia yang diselenggarakan Bank Indonesia di kantor BI Makassar, Sulawesi Selatan (02/12/15).


Pegawai senior Perkebunan Prov. Sulbar, Ir. H. Tanawali yang dipercaya Gubernur sebagai pelaksana tugas Kadis Perkebunan itu berkomitmen mengawal dan melaksanakan kebijakan pemerintah dengan sebaik-baiknya.


“kepercayaan dan jabatan itu adalah amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan baik, dengan kerja-kerja team work yang solid dan profesional serta senergitas semua pihak termasuk media dan LSM, saya yakin bahwa kakao sulbar mampu meningkatkan perekonomian daeran dan kesejahteraan petani,” kata Ir. Tanawali kepada skornews usai seminar.


Panitia kegiatan seminar sangat mengapresiasi cara pandang dan paparan yang disampaiakan Plt. Kadisbun Sulbar yang begitu menguasai materi tentang perkembangan kakao di Indonesia khususnya di Sulawesi Barat.


“Berbekal pengalaman dan pengetahuan yang luas, Plt. Kadis Perkebunan Sulbar saya yakin dapat mengantar dan mengawal program kakao berkelanjutan 2016 menjadi dasar dan pondasi yang baik untuk memajukan perekonomian dan daya saing provinsi Sulbar, hal itu terlihat saat Ir. Tanawali memaparkan presentasenya dalam seminar, tutur panitia seminar di kantor BI Makassar (2/12/15). #skorsulselbar


Berikut kutipan presentase Plt, Kadisbun Sulbar, Ir. H. Tanawali pada seminar peningkatan daya saing dan nilai tambah kakao Indonesia yang diselenggarakan Bank Indonesia.


Bagaimana menjadikan kakao sebagai pondasi ekonomi yang kuat ?


1.    Membentuk organisasi pelaksana

2.    Menyususn master plan dan rencana aksi pengembangan kawasan perkebunan

3.    Penguatan kelembagaan petani dan kawasan

4.    Membangun kerjasama denga  Stake Holder

5.    Mantapkan infrastruktur pelayanan

6.    Meningkatkan sarana dan prasarana ke sentra produksi

7.    Membangun managemen pasar yang lebih baik

8.    Pengembangan agro industry

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com