,
16 November 2014 | dibaca: 1073 pembaca
SPTJM Syarat Mutlak K II Lulus Tes Jadi CPNS

Kepala Biro Humas BKN, Tumpak Hutabat

skorrnews.com Jakarta

Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) merupakan syarat absolut bagi tenaga honorer KII yang lulus tes untuk dapat diangkat menjadi CPNS. “SPTJM tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tutur Kepala Biro Humas BKN.

 

Didampingi Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentasi Kepegawaian, Sofyan. Kepala Biro Humas menegaskan bahwa kalau seorang PPK yakin dan sepanjang sepengetahuannya tidak ada manipulasi atau kecurangan dengan honorer KII-nya, seharusnya PPK berani menandatangai SPTJM-nya, “SPTJM tidak boleh diubah/dimodifikasi kata-katanya, dan tidak boleh diwakilkan penandatangannya,”terang Tumpak.

 

Dasar hukum SPTJM adalah Surat Kepala BKN No. K.26-30/V.23-4/99 tanggal 27 Februari 2014 yang merupakan penegasan Surat Edaran MenPAN-RB No 5 Tahun 2010 tentang kriteria tenaga honorer K2. “SPTJM harus ditandatangani oleh PPK per tenaga honorer KII yang lulus tes,”imbuhnya.

 

BKN bekerja sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Kepegawaian yang ditentukan. “Jika BKN tidak menerbitkan NIP untuk seorang CPNS baik dari jalur umum maupun tenaga honorer, penyebabnya adalah ketidaklengkapan berkas usulan yang diajukan (oleh instansi pemerintah pusat maupun daerah) ke BKN, atau berkas usulan tidak memenuhi kriteria, sehingga NIP tidak diterbitkan BKN,”kata Tumpak menegaskan. (sumber, Humas BKN)

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com