,
15 Desember 2017 | dibaca: 1313 pembaca
Siapkan Kompetensi TPK Desa

Jajaran Pengurus LAPD

Jakarta, skornews.com

 

Banyaknya aparat dan perangkat desa yang tersangkut kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) belakangan ini, menarik perhatian pakar Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dari LAPD, Hasudungan Sihombing.

 

Menurut Has Toruan (demikian Hasudungan Sihombing akrab disapa), hal itu terjadi karena Sumber Daya Manusia (SDM) Aparat Desa belum siap mengelola anggaran Dana Desa.

 

Aparat yang mengelola Dana Desa, harusnya telah lulus uji kompetensi pelatihan pengadaan baran/jasa atau Bimbingan Teknis (Bimtek) pengadaan Barang dan Jasa untuk meningkatkan kompetensi Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa.  

 

Ketua Umum LAPD, Hasudungan Sihombing (tengah, Kemeja Biru)

 

Skornews berkesempatan melakukan wawancara khusus dengan Pakar Pengadaan Barang dan Jasa, Hasudungan Sihombing disela-sela kegiatan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa yang dilaksanakan Lembaga Ahli Pengadaan Desa (LAPD), (13/12/17)

 

Bang Has, lagi ada kegiatan apa?

 

Ini adalah kegiatan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Desa (PBJ Desa) yang diikuti oleh para Tim Pengelola Kegiatan Desa (TPK Desa). Bimtek ini diselenggarakan di Jakarta pada 11, 12, 13 Desember 2017

 

Ini kan Bimtek perdana LAPD, bagaimana perasaan Abang?

 

Iya, ini merupakan Bimtek PBJ Desa Angkatan 1 sehingga saya merasa sangat senang dan bersyukur telah menuntaskannya dengan baik

 

Siapa saja pesertanya?

 

Bimtek ini diikuti oleh Kades, Sekdes, Bendahara serta para TPK Desa dari Provinsi Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Selain peserta tersebut, juga hadir utusan dari beberapa Kabupaten yang ditugasi oleh Bupati sebagai peninjau

 

Bagaimana kesan Peserta setelah mengikuti Bimtek PBJ Desa ini?

 

Hal itu bisa ditanyakan langsung kepada peserta namun dalam acara penutupan Bimtek tanggal 13 Desember 2017 ini, para peserta umumnya mengatakan sangat senang dan akan menyampaikan kepada Bupati untuk mengirimkan para TPK Desa mulai Januari 2018

 

Apa target LAPD 2018?

 

Tidak ada target-targetan dari LAPD. Yang penting kita telah berbuat sesuatu bagi NKRI, itu saja. LAPD itu adalah lembaga profesi jadi tugasnya adalah memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi Anggota

 

Berapa kira-kira jumlah Anggota LAPD?

 

Idealnya sekitar 500 ribu orang yaitu sejumlah TPK Desa.

 

Apakah LAPD dapat melayani Bimtek PBJ Desa mengingat jumlah Desa sekitar 75 Ribu?

 

Hal itu tidak masalah karena LAPD mempunyai Pengajar yang banyak terutama 90% berasal dari para Ahli PBJ di lingkungan TNI-Polri

 

Apa harapan Bang Has?

 

Saya berharap seluruh masyarakat dapat menyadari bahwa saat ini peran Desa dalam pembangunan nasional sangat besar sehingga seluruh masyarakat harus bahu-membahu membangun Desa.

 

Langkah pertama adalah meningkatkan komptensi para Aparatur Desa terutama TPK Desa sebagai ujung tombak pembangunan di Desa.

 

||Reporter: awi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com