,
20 Februari 2018 | dibaca: 934 pembaca
Rekanan “Siluman” Pengadaan Lift Bappenas

Alamat kantor Penyedia Pengadaan Lift Gedung Bappenas

Jakarta, skornews.com

 

Rekanan pelaksana pekerjaan Pengadaan Dan Pemasangan Lift Gedung Bappenas, PT Pinang Ranti Perdana diduga adalah perusahaan “abal-abal”.

 

Hal itu disampaikan aktivis LSM Yanri Untoro saat melakukan pengecekan bersama tim investigasi skornews di alamat sesuai yang tertera dalam surat undangan calon penyedia Penunjukan Langsung (PL) Pokja ULP Bappenas.

 

Pantauan skornews di lokasi, tidak terdapat aktifitas perusahaan dan keberadaan staf sebagaimana layaknya perusahaan pemenang Miliaran Rupiah proyek-proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah. tidak terdapat papan nama perusahaan dan alamat tersebut merupakan rumah tinggal.

 

“Jika sesuai alamat dalam undang ULP, rekanan tersebut lebih tepat disebut perusahaan “siluman” karena tidak terdapat tanda-tanda kegiatan perusahaan,” kata aktivis LSM, Yanri Untoro.

 

Seseorang yang mengaku pemilik rumah membenarkan bahwa PT Pinang Ranti Perdana benar beralamat di tempat tersebut namun saat skornews akan mengambil gambar orang tersebut berusaha menghalangi dan tidak bersedia menyebutkan identitasnya.

 

Kosong, Kantor PT Pinang Ranti Perdana tidak ada aktivitas (Doc. skornews 20/2/18)

 

“Benar ini kantor PT Pinang Ranti Perdana, saya pemilik rumah jangan ambil-ambil gambar,” katanya.

 

Staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kelurahaan Pinang Ranti Kec. Makassar, Aida Nursanti yang dikonfirmasi skornews membenarkan bahwa PT Pinang Ranti Perdana benar berdomisili di alamat tersebut.

 

PTSP Kantor Keluarahan Pinang Ranti (Doc. skornews 20/2/18)

 

Yanri Untoro menyebutkan, apa mungkin Pokja ULP Bappenas tidak melakukan pengecekan kantor, verifikasi administrasi, staf, tenaga ahli dan peralatan pendukung pekerjaan sebelum calon penyedia ditetapkan sebagai pelaksana pekerjaan

 

“Kalau begini kondisinya, ini mah “siluman” semua, pantas saja dalam proses pekerjaan semua aturan Pengadaan Barang/Jasa dilanggar,” ketus Yandri yang bermaksud menggelar aksi besar-besaran dalam waktu dekat menyusul aksi demo mahasiswa MBI di Kantor Bappenas beberapa waktu lalu.

 

Diberitakan sebelumnya, lebih dari Rp 3,8 Miliar pengadaan 6 Unit Lift Gedung Bappenas TA 2016  dikerjaan melalui system penunjukan langsung, hingga Desember (akhir tahun anggaran) belum Satu Unit Lift pun yang terpasang namun rekanan telah dibayar lunas (100%).

 

Pekerjaan berlanjut ke tahun 2017 tanpa dilakukan adendum (perpanjangan kontrak) dan selesai pada Bulan September/Oktober 2017 melebihi batas waktu perpanjangan waktu perkejaan yang diatur dalam Perpres BPJ (50 hari) dan Permenkeu (90 hari) kalender.   

 

Kepala Biro Humas dan TU Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas yang dikonfirmasi skornews belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis. ||drw

 

Baca berita sebelumnya :

Buruknya Perencanaan Di Kantor Perencana

Pengadaan Lift Bappenas Langgar PERPRES

Lift Bappenas diSOROT, Aktivis: Korupsi Diawali Mal Administrasi

Bau Korupsi Menyengat Dari Lift Bappenas

Rabu, Aktivis Anti Korupsi Demo Bappenas

Mal-Administrasi Dari Awal Hingga Akhir, Inspektorat Bappenas MANDUL

Liputan Video Visual

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com