,
15 Juli 2017 | dibaca: 603 pembaca
Ratusan Miliar Sisa Bansos PSKS, PPK: Sudah Disetor Ke Kas Negara

Doc. skornews, dari kiri: Tatang (PPK PSKS), Adi Wahyono (Karo Humas) dan Yahya (PPID) saat audiens dengan skornews (14/7)

Jakarta, skornews.com

 

Realisasi penyaluran Rp 9,28 Triliun dana bantuan sosial Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Kementerian Sosial RI Tahun Anggaran 2015 menyisakan sekitar Rp 250 Miliar anggaran yang tidak tersalurkan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS)

 

Ditanyakan terkait hal tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program PSKS, Tatang mengatakan bahwa benar ada kesisahan anggaran namun telah disetorkan ke kas Negara, “betul ada sisa anggaran yang tidak tersalurkan dan sudah disetor ke kas negara sekitar Rp 250 Miliar,” kata Tatang saat ditemui skornews di ruang humas Kemensos RI, (14/7).

 

Terkait isu program PSKS yang dilaksanakan tanpa petunjuk teknis, Tatang membantah, “ada, ini bukunya,” kata Tatang sembari menunjukkan buku Pedoman Umum pelaksanaan PSKS Tahun 2014 dan 2015 kepada skornews.

 

Terkait bantuan sosial, lebih lanjut Tatang menerangkan bahwa Presiden Jokowi hanya “ganti baju”, Sebelumnya, itu namanya Kartu Perlindungan Sosial (KPS) di masa pemerintahan SBY, kini menjadi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di jaman pemerintahan Jokowi sebagai program konpensasi atau jaring pengaman sosial social safety net kepada masyarakat atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

 

Ditanyakan tentang kriteria RTS yang berhak menerima bantuan, Tatang menjelaskan bahwa komposisinya mengacu pada data PPLS Tahun 2011 (data KPS), menggunakan data yang diendors TMP2K (maaf dikoreksi: TNP2K - Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) dibawah naungan Wakil Presiden, “kita menggunakan data itu,” kata Tatang.

 

Dilanjutkan, acuan Bantuan Sosial (Bansos) itu adalah Inpres No. 7 Tahun 2014 tentang pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar dan Program Indonesia Sehat untuk membangun keluarga produktif.

 

“Besarannya untuk Tahun 2014 adalah Rp 400.000 (November dan Desember) sedangkan Tahun 2015 sebesar Rp 600.000 (April, Mei dan Juni),” terang Tatang manambahkan. ||Yudi,rzk

 

Bersambung…!

Nantikan penelusuran tim investigasi skornews selanjutnya

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com