,
17 Desember 2015 | dibaca: 755 pembaca
Ratusan Juta Dana Bergulir Macet

Ilustrasi Skornews.com

BALI, Skornews.com.

Ratusan juta dana bergulir yang dikelola Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop, UKM) Kota Denpasar macet, belum dikembalikan pihak koperasi peminjam. Penyebabnya disinyalir terjadi kongkalikong antara penerima dana pinjaman dengan oknum Diskop UKM Kota Denpasar.

 

Fungsi pengendalian dan pengawasan program yang seharusnya dilakukan Diskop UKM ditengarai tidak berjalan maksimal. Selain itu Tim Pembina Dana Bergulir juga kurang melakukan monitoring dan evaluasi program. Program dana bergulir yang dimulai tahun 2006 itu akhirnya dihentikan pada tahun 2013.

 

Sesuai data dan informasi yang diterima redaksi, Diskop UKM Denpasar telah melaksanakan tiga kali program dana bergulir, dimulai dari tahun 2006 sebesar Rp2,8 miliar, kemudian tahun 2008 sebesar Rp600 juta yang berasal dari pengembalian pokok dana bergulir tahun 2006, lalu tahun 2009 sebesar Rp730 juta yang berasal dari pengembalian pokok dana bergulir tahun 2006 dan tahun 2008.

 

Dana bergulir itu diperuntukan bagi Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi (KSP/USP-KOP) dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dengan tujuan antara lain untuk mengembangkan Ekonomi Kerakyatan Anggota Koperasi dan LKM dan untuk memperkuat struktur permodalan KSP/USP-Koperasi dan LKM agar menjadi lembaga keuangan yang kuat dan tangguh.

 

“Untuk periode 2009 itu ada 400 juta lebih yang belum dikembalikan oleh koperasi penerima dana bergulir” ungkap sumber Skornews.

 

Adapun seleksi terhadap KSP/USP Koperasi dan LKM calon penerima Dana Bergulir dan penetapan penerima Dana Bergulir dilakukan oleh Tim Pembina Dana Bergulir Kota Denpasar berdasarkan Keputusan Walikota Denpasar Nomor 188.45/427/HK/2006 tentang Pembentukan Tim Pembina Dana Bergulir Kota Denpasar Tahun 2006.

 

Dana bergulir yang bersumber dari APBD Kota Denpasar itu, diberikan kepada KSP/USP-Koperasi dan LKM terpilih berstatus sebagai pinjaman selama 5 (lima) tahun dan harus dikembalikan kepada pemerintah.

 

Dalam melakukan pengelolaan dana bergulir itu Pemerintah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) Denpasar Nomor 33 Tahun 2006 tanggal 9 November 2006 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Anggota Koperasi Pola Dana Bergulir Kota Denpasar Melalui Perkuatan Struktur Keuangan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi (KSP/USP-KOP) dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Kota Denpasar.

 

Selain itu, Pemerintah Kota Denpasar juga menetapkan Tim Pembina Dana Bergulir yang bertugas mengelola dana bergulir berdasarkan Keputusan Walikota Denpasar Nomor 188.45/427/HK/2006 tentang Pembentukan Tim Pembina Dana Bergulir Kota Denpasar Tahun 2006.

 

Dari informasi yang dihimpun Skornews, akibat banyaknya masalah yang terjadi terkait program dana bergulir itu, Pemerintah Kota Denpasar pada tahun 2013 menghentikan program dana bergulir itu. Red

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com