,
23 November 2018 | dibaca: 346 pembaca
Rakornas Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019

Jakarta, skornews.com

 

Direktorat Kewaspadaan Nasional, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dalam rangka Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019, bertempat di Ball Room hotel El Royal, Kelapa Gading Jakarta utara, (22/11).

 

Rakornas yang dihadiri Kesbangpol Provinsi dan Kab/Kota, anggota Asosiasi DPRD Provinsi dan Kab/Kota serta Asosiasi Pemerintah Provinsi dan Pemkab/Pemkot seluruh Indonesia tersebut dibuka Dirjen POLPUM, Soedarmo. 

 

 

Kerawanan siber menjadi ancaman serius dan berpotensi merusak kredibilitas pelaksanaan demokrasi. Terkait hal tersebut, Deputi III penanggulangan dan Pemulihan Badan Sandi dan Siber Nasional/BSSN, Marsda TNI Asep Chaerudin menyampaikan beberapa strategi untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman Siber dalam pemilu 2019.


 
Asep Chaeruddin memaparkan study kasus serangan Siber pada KPU dan statistik serangan DOS di indonesia mulai Januari hingga Juni 2018 lalu serta serangan siber dan operasi informasi terkait pemilu di luar negeri.

 

 

Kepala Badan Intelejen dan Keamanan Polri (BIKP), Komjen Pol. Drs. Lutfi Lubihanto diwakili staf ahli BIKP menyampaikan potensi kerawanan dari perspektif kepolisian, dalam faktor lokasi kerawanan pada pemilu 2019 nanti. Diprediksi, paling rawan ada di daerah Jawa Barat, Jatim, Jateng, DKI dan Sumut.

 

Langkah-langkah yang akan diambil Polri menghadapi tingkat kerawanan pemilu 2019 antara lain dengan membentuk OPS Mantap Brata, Satgas Nusantara, Satgas Money Politic dll. 

 

"Antisipasi lainnya dengan pro aktif bekerjasama dengan instansi terkait, terutama dengan  pihak TNI dan penyelenggara Pemilu," terang Komjen Lutfi.

 

Ketua Bawaslu Abhan SH., MH. menyampaikan makalah tentang Kesiapan Bawaslu dalam menghadapi pemilu 2019. Sementara itu, Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Ilham Saputra, SIP. menyampaikan soal penataan daerah pemilihan dan alokasi kuota pada pemilu 2019.

 

Direktur Kewaspadaan Nasional, Ditjen Polpum Kemendagri, Dr. Akbar Ali menghimbau kepada seluruh Kesbangpol agar bekerjasama dengan para stackholder di daerah untuk nengimplementasikan Permendagri No. 2/2018 tentang Kewaspadaan Dini guna mengantisipasi segala kemungkinan yang ditimbulkan oleh situasi politik.

 

 

Menko Polhukam, Wiranto saat menutup rakornas menyampaikan agar sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih ditingkatkan guna suksesnya.pemilu 2019.

 

Wiranto menegaskan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan TNI/Polri serta BIN dalam mengantisipasi kerawanan yang timbul selama penyelenggaraan pemilu serentak 2019, begitu juga dengan Kemendagri, Bawaslu, KPU dan pihak terkait lainnya. 

 

"Deteksi dini, cegah dini dan tindak tegas yang mengganggu pemilu. Waspadai dan cegah hal-hal yang dapat mencederai proses pemilu seperti black Campaign, money politic, intimidasi, pemaksaan, dll" tegas Wiranto.||Ratis Rewasang

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com