,
05 Februari 2018 | dibaca: 1104 pembaca
Rabu, Aktivis Anti Korupsi Demo Bappenas

Koordinator aksi, M. Tasrif Tuasamu

Jakarta, skornews.com

 

Menyikapi pelanggaran Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Pengadaan Barang Dan Jasa (PBJ) pada kegiatan “Pengadaan Dan Pemasangan Lift Gedung Bappenas” senilai lebih dari Rp 3,8 Miliar, Tahun Anggaran 2016 lalu.

 

Diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui system Penunjukan Langsung (PL) setelah 2 kali gagal lelang  di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pokja Bappenas.

 

Dari 6 Unit Lift yang dikerjakan, hingga berakhirnya Tahun Anggaran 2016 belum ada 1 unit Lift yang selesai dikerjakan tapi rekanan telah dibayar lunas (100%). Rekanan kemudian diberi kesempatan menyelesaikan pekerjaan pada tahun berikutnya (2017) tanpa dilakukan Adendum (perpanjangan kontrak) dan tanpa batas waktu penyelesaian pekerjaan. Pekerjaan baru selesai September 2017.

 

Diberitakan sebelumnya, Pakar PBJ P3I Khalid Mustafa tegas menyatakan hal tersebut melanggar Perpres No. 54 tahun 2010 (dan perubahannya) tentang Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah.

 

Deretan pelanggaran tersebut disikapi aktivis anti korupsi dari Mahasiswa Bela Indonesia (MBI) yang menyatakan akan menggelar aksi demo di kantor Kementerian PPN/Bappenas pada hari Rabu, Tanggal 7 Februari 2017 mendatang.

 

“Kami mengutuk pelanggaran tersebut dengan menggelar aksi demo dan melaporkannya ke Polisi dan Ombudsman terkait dugaan korupsi dan mal-administrasinya karena pelanggaran administrasi adalah pintu utama tindakan korupsi,” tegas Koordinator aksi, Tasrif Tuasamu saat berkunjung ke redaksi skornews dan menyerahkan undangan peliputan, (4/2/18). ||drw

 

Baca Juga:

Buruknya Perencanaan Di Kantor Perencana

Pengadaan Lift Bappenas Langgar PERPRES

Lift Bappenas diSOROT, Aktivis: Korupsi Diawali Mal Administrasi

Bau Korupsi Menyengat Dari Lift Bappenas

 

Berikut undangan peliputan aksi:

Mahasiswa Bela Indonesia (MBI)

Kepada Yth:

Kawan-kawan Media TV, Online, Cetak Dll.

 

Salam Hormat,

Dengan ini kami mengundang kawan-kawan media untuk kiranya dapat meliput aksi yang akan berlangsung pada:

 

Hari/Tanggal : Rabu, 7 Februari 2018

Waktu            : 12.00 WIB s/d selesai

Tempat          : Mabes Polri-Bappenas

Massa aksi   : 50 orang

 

Menyikapi persoalan Pengadaan dan Pemasangan Lift Gedung Bappenas senilai Rp 3,8 miliar Tahun Anggaran 2016 di Biro Umum Kementerian PPN/Bappenas. Hal tersebut sangat melanggar Perpres 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sehingga kami menduga telah terjadi korupsi berjama'ah di Kementerian PPN/Bappenas. Maka dengan ini kami menuntut:

 

  1. Mendesak BPK RI membuka hasil audit Penggunaan Anggaran Kementerian PPN/Bappenas Tahun Anggaran 2016.
  2. Mendesak Mabes Polri segera memeriksa Kepala Biro Umum, Inspektorat Utama Bappenas, Inspektur Bidang Kinerja dan Kelembagaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP di Kementerian PPN/Bappenas atas dugaan tindak pidana korupsi berjama'ah.
  3. Mendesak Menteri PPN/Bappenas segera mencopot Kepala Biro Umum, Inspektorat Utama Bappenas, Inspektur Bidang Kinerja dan Kelembagaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, serta semua yang terlibat atas dugaan tindak pidana Korupsi Pemasangan Lift Gedung Bappenas 2016.
  4. Mendesak Presiden RI agar segera memanggil Menteri PPN/Bappenas, terkait dengan beberapa pejabat internal Bappenas yang telah menyalahgunakan jabatan serta melanggar Perpres 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
  5. Mendesak agar Presiden memberikan teguran keras kepada Menteri PPN/Bappenas.

 

"Menggugat Janji Jokowi-JK Soal Nawacita"

Demikian Undangan ini kami sampaikan terimakasih.

 

Hormat kami

Mahasiswa Bela Indonesia

M. Tasrif Tuasamu

 

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com