,
22 Januari 2018 | dibaca: 874 pembaca
Puluhan Warga Menteng Jaya Diterima Komisi A DPRD DKI

Foto bersama: Anggota DPRD DKI Syarif dan Johny Hutapea, Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede, Dewan Kota Basri Baco, Warga Menteng Jaya dan Kuasa Hukum Warga, Joseph Hutabarat, SE., SH., MH., Priska Siregar, SH. serta Roslina Simangunsong, SH., MH. (22/1/18)

DKI Jakarta, skornews.com

 

Didampingi Kuasa Hukum, Joseph Hutabarat, SE. SH. MH., Priska Siregar, SH. serta Roslina Simangunsong, SH. MH. dan Dewan Kota Basri Baco. Puluhan warga Menteng Jaya Jakarta Pusat diterima Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin (22/1/18).

 

Anggota DPRD DKI Syarif, Ramly, Johny H., memfasilitasi pertemuan warga dengan pihak Kereta Api. Pada prinsipnya, warga tidak keberatan untuk dilakukan pembangunan double-double track karena untuk kepentingan umum tetapi warga mengharapkan agar lokasi rumah yang akan digusur karena terkena jalur pembangunan kereta api harus diberikan ganti kerugian yang sepadan dengan kondisi sekarang.

 

 

Sejumlah warga telah menempati rumahnya selama puluhan tahun secara turun temurun,  "orangtua saya dan kami keturunannya sudah tinggal di lokasi sekarang sejak jaman kemerdekaan," ujar seorang warga, Lulus Jailani.

 

Basri Baco  dari dewan kota mengatakan, agar Kereta Api mendengarkan keluhan warga serta mengharapkan agar jangan ada pembongkaran rumah warga sebelum ada kesepakatan bersama dan ini disambut baik oleh pimpinan sidang DPRD DKI.

 

Foto bersama: Anggota DPRD DKI, Walikota Jakarta Pusat, Dewan Kota, Warga Menteng Jaya dan Kuasa Hukum Warga Joseph Hutabarat, SH., MH. & Rekan (22/1/18)

 

 

Sementara Kuasa Hukum warga, Joseph Hutabarat yang didampingi rekannya Priska dan Roslina mengatakan agar pihak Kereta Api memberikan ganti rugi bangunan dan tanah kepada warga Menteng Jaya RT 013 dan RT 014 sama dengan RT lainnya yang terkena imbas pembangunan.

 

"Jangan ada pilih kasih, jangan di satu RW diberikan ganti rugi tanah dan bangunan sementara di RW lain hanya diberikan ganti rugi bangunan," tegas Joseph.

 

 

Pimpinan sidang, Safry mengatakan kepada pihak Kereta Api supaya jangan ada eksekusi di lapangan sebelum ada kesepakatan bersama.

 

"Jangan ada pembongkaran rumah warga sebelum ada kesepakatan bersama, mari kita cari solusi yang baik," kara Syarif disambut tepuk tangan meriah dari warga. ||yudi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com