,
10 April 2016 | dibaca: 1299 pembaca
Proyek CPI Dikorup?

Centre Point Of Indonesia, Makassar-Sulsel

MAKASSAR, skornews.com

 

Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Syahrul Yasin Limpo disebut-sebut orang pertama yang bisa dijerat dalam dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Centre Point Of Indonesia (CPI) Tahun 2009.

 

Proyek CPI dianggarkan sebesar Rp 900 Miliar yang bersumber dari APBD namun dinilai janggal karena proyek tersebut sebelumnya tidak pernah diajukan dan dibahas di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Berdasarkan keterangan pers Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel diduga terlibat korupsi dalam proyek CPI sebesar Rp 164,1 Miliar, hal itu diketahui karena anggaran digunakan tanpa ada pembahasan dan persetujuan DPRD sementara proses lelang proyek tidak pernah terdengar tayang di LPSE.

 

Dari hasil penelusuran skornews (8/4/16), Kopel dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa kasus CPI masuk Grand Corruption, proyek itu adalah mega proyek Pemprov Sulawesi Selatan yang dicanangkan Gubernur Sulsel di kawasan Tanjung Bunga Makassar yang rencana awalnya dilokasi tersebut akan dibangun Wisma Negara.

 

Karena gagal membangun wisma negara, SYL kemudian merubahnya menjadi kawasan istana rakyat, sesuai data Kopel bahwa kawasan pantai yang telah direklamasi seluas 157 Ha. untuk pembangunan pusat bisnis, hotel, hiburan modern, lapangan golf, perkantoran, busway, monorel, heliped, dll.

 

Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan panduan dan inflementasi visi misi DPRD dan Pemprov sebagai dasar penyusunan RAPBD.

 

Diduga, dana proyek CPI tidak masuk dalam RPJMD Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang periode Tahun Anggaran 2008-2013 pada periode pertama kepemimpinan Syahrul sehingga pencairan dana CPI sebesar Rp 164,1 Milyar itu dianggap "siluman" dan ilegal.

 

Proyek itu juga awalnya bernama Equilibrium Center Park (ECP) namun dirubah menjadi Centre Point Of Indonesia (CPI) tanpa melibatkan DPRD.

 

Kasus CPI sebelumnya telah dilaporkan ke KPK beberapa Tahun lalu, saat itu Abraham Samad masih menjadi Ketua KPK namun penanganan kasus tersebut belum diketahui perkembangannya hingga kini.

 

Aktifis Kopel, Dasink yang dikonfirmasi skornews (11/4), mengatakan akan membongkar dugaan kasus korupsi CPI hingga tuntas.

 

Reporter          : Rauf

Editor               : Awi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com