,
17 April 2017 | dibaca: 456 pembaca
Presiden Tindaklanjuti Temuan BPK

Presiden didampingi Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan dan Seskab Pramono Anung saat menerima Pimpinan BPK dan rombongan di Istana Merdeka, Jakarta (17/4)

Jakarta, skornews.com

 

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagaimana telah disampaikan pimpinan BPK saat bertemu Presiden. Transparansi itu menjadi kata kunci dari perbaikan pemerintahan ini, sebelumnya, “Presiden menginginkan pemerintahan yang transparan, credible kalau ada permasalahan maka segera diselesaikan,” kata Seskab kepada wartawan.

 

Ketua BPK, Harry Azhar Aziz melaporkan 5.810 temuan yang memuat 1.393 kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI), dan 6.201 permasalahan ketidakpatuhan senilai Rp19,48 Triliun. Selain itu, terdapat 3 permasalahan yang diungkap dalam laporan yang diserahkan kepada Presiden.

 

Pertama, soal jaminan kesehatan nasional untuk mendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas dan RSUD ditemukan belum didukung dengan jumlah dan fasilitas sumber daya manusia yang memadai. Kedua, soal pembagian tugas dan tanggung jawab penyediaan sarana dan prasarana jenjang SD, SMP, SMA/SMK antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat yang hingga belum diatur. Ketiga, soal wajib pajak yang wajib memungut pajak pertambahan nilai pada empat KPP (Kantor Pelayanan Pajak), Wajib Pajak besar terindikasi belum menyetorkan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang dipungut sebesar Rp 910,06 Miliar dengan potensi sanksi administrasi bunga minimal Rp 538,13 Miliar,” terang Harry Azhar.

 

Temuan itu terungkap dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2016 yang merupakan ringkasan dari 604 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diselesaikan BPK pada semester II tahun 2016

 

Dari semua permasalahan, lanjut Harry, 18 persen diantaranya terletak pada kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan 82 persen merupakan ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan yang nilainya Rp19,48 Triliun dan sebesar 22 persen atau sebanyak 434 kekurangan penerimaan yang nilainya sebesar Rp 4,66 Triliun.

 

Presiden didampingi Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat menerima Pimpinan BPK dan rombongan di Istana Merdeka, Jakarta (17/4). ||Bayu (smbr: Setkab)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com