,
28 Desember 2017 | dibaca: 462 pembaca
Polemik PANJANG RS Regional Sulbar

SulBar, skornews.com

 

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulbar mengajak pihak berwenang mencari SOLUSI atas polemik yang melibatkan sejumlah Dokter Spesialis serta Manajemen Rumah Sakit (RS) Regional Prov. Sulawesi Barat.

 

Berdasarkan hasil investigasi tertutup yang dilakukan Tim On The Spot ORI menemukan sejumlah fakta pelayanan di semua poli kesehatan RS Regional Sulbar tidak melakukan pelayanan selain layanan UGD bahkan jika terdapat pasien yang membutuhkan pelayanan tindaklanjut akan di rujuk ke rumah sakit lain.

 

Kepala Perwakilan ORI Sulbar (kanan) Rapat bersama dengan Direktur RS Regional Sulbar (tengah)

 

"Dampak dari polemik ini sangat mengganggu hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kondisi ini tidak boleh berlarut-larut," kata Asisten ORI Sulbar, Ashari Fardiansyah beberapa waktu lalu.

 

Kepala Perwakilan ORI Sulbar, Lukman Umar mengatakan aksi protes atau penyampaian aspirasi bisa dilakukan oleh setiap warga negara selama tidak merugikan hak publik.

 

Kepala Perwakilan ORI Sulbar, Lukman Umar (kiri)

 

Menyikapi polemik itu, Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik berharap peran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bisa memfasilitasi penyelesain persoalan tersbut dengan Pemerintah Daerah.

 

“Baru-baru ini, kami mendapat informasi bahwa IDI sudah melakukan langkah dan kami berharap peran IDI bisa maksimal karena  aksi pengunduran diri sejumlah dokter spesialis di RSU Regional bisa berakibat fatal dan berdampak terhadap pasien. Ombudsman melihat ini adalah bentuk Maladministrasi berupa pengabaian pelayanan publik,” terang Lukman Umar. ||red (Humas ORI Sulbar)  

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com