,
30 Desember 2015 | dibaca: 1295 pembaca
Perumahan Citraland Celebes Dibangun Tanpa Izin
Tata Kelola Limbah Amburadul dan Picu Banjir

GOWA, Skornews.com

Industri properti yang tumbuh pesat di Makassar Sulawesi Selatan, menimbulkan dampak negatif pada lingkungan sekitar kawasan perumahan. Hal itu disinyalir akibat pengembangan kawasan perumahan hanya mementingkan aspek bisnis semata tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan alam sekitar.  

 

Tidak heran banyak ditemukan kawasan perumahan mewah namun amburadul dalam hal pengelolaan limbah atau sampah rumah tangga yang pada gilirannya menimbulkan pencemaran lingkungan bahkan dampak kebanjiran. 

 

Salah satunya Perumahan Citraland Celebes di Hertasning Baru perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. Perumahan yang dibangun sejak tahun 2010 itu diduga tidak melalui prosedur yang berlaku, bahkan tidak memiliki izin, padahal digarap pengembang nasional yang sudah berpengalaman yakni Ciputra Group.

 

Seorang warga yang tinggal di sekitar perumahan Citraland Celebes berinisial HA, baru baru ini mengungkapkan kepada Skornews perihal tidak adanya izin HO atas pembangunan perumahan itu, sehingga muncul penolakan dari masyarakat setempat.

 

Izin HO menurut sumber Skornews itu adalah izin tetangga yang harus dimiliki pengembang perumahan yang menandakan persetujuan masyarakat sekitar tempat lokasi kawasan perumahan dibangun.

 

“Setau saya izin HO itu merupakan izin yang diberikan oleh tetangga setempat yang bersedia menerima pembangunan perumahan itu yang dibuktikan dengan tanda tangan diatas materai” Ujar Sumber Skornews.

Akibat kelalaian para developer yang tidak mengindahkan izin HO itu, lanjut HA berdampak pada amburadulnya pengelolaan limbah perumahan yang dibuang secara serampangan ke kanal dan mengakibatkan banjir.

 

Warga lainnya, berinisial AJ yang tinggal di sekitar perumahan jalan Karaeng Loe Sero' Kel. Tombolo Kec. Somba Opu Kabupaten Gowa, mengaku resah semenjak dibangunnya perumahan Citraland Celebes akibat merasakan langsung dampak kebanjiran.

 

“Kami sering kebanjiran, sawah juga tidak bisa dikelola karna irigasi pembuangan kami mereka tutup dari utara dan hanya yang mengarah ke selatan sementara itu irigasi satu satunya yang beroperasi itu untuk dipergunakan mengairi sawah petani dari beberapa banyak kampung”ungkapnya.

 

Lebih lanjut, sumber Skornews menyebutkan sejak dibangun perumahan Citraland Celebes tidak pernah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait izin tetangga apalagi AMDALnya. Pemerintah setempat juga terkesan tutup mata dan telinga dari keluhan warga.

 

“Kami menduga adanya kongkalikong pemerintah setempat dengan pihak pengembang yang menjadikan kami tumbal dari kekuasaan mereka” Keluhnya.

 

Dari Pantauan wartawan Investigasi Skornews di kawasan perumahan Citraland Celebes, Rabu ( 23/12), terdapat tumpukan sampah yang menghasilkan bau busuk sangat menyengat dan terkesan dibiarkan oleh pihak pengelola perumahan.

 

Menanggapi hal itu Aktivis HIPMI Maros Raya, Chaedir Anwar Selaku Ketua Umum Komisariat UMI mendesak Pihak pengelola atau developer agar menertibkan pengelolaan limbah perumahan sehingga tidak menimbulak dampak Lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar.

 

Kalau pengelola perumahan tidak mampu mengurusi limbah, kami meminta Pemerintah Daerah segera memerintahkan Satpol PP untuk menutup Perumahan tersebut karena tidak memiliki izin tetangga dan tidak memiliki AMDALTegasnya.@ achy

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com