,
16 Februari 2018 | dibaca: 432 pembaca
Permentan TUMPUL, Aktivis: Cabut Ijin Usaha Perkebunan ANJ

Jakarta, skornews.com

 

Perusahaan perkebunan sawit PMA, PT ANJ (Group) Tbk. di Sorong Selatan dan Maybrat sejak tahun 2014 lalu, hingga kini belum memfasilitasi perkebunan masyarakat minimal 20% dari luas lahan perkebunan yang diusahakan.

 

Hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 98 Tahun 2013 tentang pedoman ijin usaha perkebunan.

 

Masyarakat setempat yang terkena dampak usaha perkebunan PT ANJ telah berkali-kali mengadukan hal itu ke Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Pusat namun belum mendapatkan perhatian serius.

 

Pihak perusahaan juga telah berkali-kali melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat setempat untuk membahas masalah tersebut dan mendengarkan aspirasi masyarakat, sejumlah kesepakatan telah disetujui bersama namun pengusaha tidak pernah menjalankan kesapakatan tersebut.

 

Aktivis NGO, Yanri Untoro ketika berkunjung ke redaksi skornews mengutuk keras perusahaan sawit yang semaunya menjalankan usahanya tanpa memperdulikan masyarakat stempat dan tidak mengindahkan ketentuan yang berlaku.

 

“Kami akan gelar aksi di Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR menuntut mencabut ijin usaha perkebunan sawit PT ANJ (Group) Tbk. di Sorong Selatan dan Maybrat jika tidak mentaati ketentuan yang berlaku,” tegas Yanri, (16/2/18).

 

Pihak Ditjen Perkebunan Kementan yang dikonfirmasi skornews belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis. Sementara itu, pihak perusahaan sawit PT ANJ (Group) memutuskan tidak akan menanggapi. ||awi

 

Berita sebelumnya: Pemerintah Gagap, Aktivis Bicara

 

RDP Komisi IV DPR dengan Pemerintah (2017) lalu, membahas kondisi sawit tanah air (doc. skornews)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com