,
04 Mei 2019 | dibaca: 140 pembaca
Pemerintah Apresiasi Dukungan Pendanaan Selandia Baru

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro

Nadi-Fiji, skornews.com

 

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Selandia Baru menempatkan empat sektor prioritas kerja sama, yaitu: pertanian, pengetahuan dan keterampilan, manajemen risiko bencana dan Energi Baru Terbarukan (EBT).

 

“Pemerintah Indonesia berkomitmen memperdalam kerja sama pembangunan bilateral dengan Selandia Baru dalam kerangka Pacific Reset Policy.Dalam jangka panjang, Pemerintah Indonesia berharap Selandia Baru dapat mendukung upaya Indonesia untuk meningkatkan proporsi dalam bauran energi nasional. Di 2025 sebesar 23% pasokan energi ditargetkan berasal dari EBT campuran dan sekitar 45 GW dari 135 GW adalah pembangkit listrik energi terbarukan. Pada periode 2019-2022, Pemerintah Selandia Baru mengalokasikan NZD 61,99 juta atau USD 41,3 juta atau 6% lebih tinggi dari triennium sebelumnya,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam Bilateral Meeting: Associate Minister of Finance New Zealand di Nadi, Fiji, Jumat (3/5).

 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPN juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Selandia Baru dalam upaya penanggulangan bencana di Indonesia khususnya dukungan pembentukan dana perwalian.

 

Pada 2018, Pemerintah Selandia Baru meluncurkan Pacific Reset Policy dan meningkatkan pembiayaan Official Development Assistance (ODA) untuk pembangunan di wilayah Pasifik hingga 60%. Indonesia tetap menjadi mitra utama di tingkat ASEAN dan negara-negara tetangga, seperti Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam, juga mendapatkan dukungan pembiayaan.

 

“Sejak 2015, perdagangan Indonesia dan Selandia Baru meningkat. Pada 2018, total perdagangan kedua negara senilai USD 1,29 miliar atau 0,75 persen lebih tinggi dari 2017, meskipun Indonesia masih dalam posisi defisit. Total investasi Selandia Baru di Indonesia pada di 2018 senilai USD 9,28 juta untuk 60 proyek. Berdasarkan ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA), Indonesia berupaya meningkatkan perdagangan barang hingga NZD 4 miliar atau Rp 40 triliun pada 2024 serta meningkatkan investasi untuk mendukung pertumbuhan yang saling menguntungkan, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan lapangan kerja. Kementerian Perdagangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Kementerian/Lembaga terkait kini sedang menjabarkan aksi detail untuk mewujudkan hal tersebut,” terang Menteri Bambang.

 

Di bidang kelautan, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Selandia Baru menargetkan mengeksplorasi dan memperluas kerja sama di sektor kelautan dengan melibatkan negara-negara wilayah Pasifik lainnya di bawah Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular atau South-South and Triangular Cooperation (KSST/SSTC).

 

Langkah tersebut sekaligus upaya mencapai SDGs Tujuan 14: Kehidupan di Bawah Air.

 

“Sebagai tindakan nyata Indonesia untuk meningkatkan pengelolaan sampah laut, tahun lalu Indonesia meluncurkan rencana aksi nasional dan mengalokasikan hingga USD 1 miliar untuk mengurangi sampah laut di perairan, dengan target pengurangan sampah laut hingga 70 persen di 2025. Manajemen sampah laut harus menjadi upaya bersama negara-negara Pasifik melalui promosi kerja sama pembangunan KSST,” jelas Menteri Bambang.

 

Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Selandia Baru dalam mengurangi sampah laut tersebut juga melibatkan negara-negara Pasifik dengan mempertimbangkan posisi strategis Selandia Baru terhadap negara-negara Pasifik Selatan dan keberadaan Secretariat of the Pacific Regional Environment Program (SPREP) yaitu organisasi yang didirikan pada tahun 1982 untuk memastikan perlindungandan pengembangan sumber daya alam kawasan secara berkelanjutan.

 

Secara aktif, SPREP berupaya mempromosikan pemahaman tentang hubungan antara negara-negara kepulauan Pasifik dengan lingkungan alamiah mereka serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap ketersediaan pangan dan mata pencaharian mereka. ||sri (s.CitaAdelia)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com