,
13 Maret 2018 | dibaca: 486 pembaca
Pembelian Aset Daerah “Main Mata” Dengan Tuan Tanah?

Mateng-SulBar, skornews.com

 

Puluhan Miliar APBD Mamuju Tengah (Kab. Mateng) dibelokkan peruntukannya, penggunaan anggaran yang seharusnya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat secara langsung digunakan pemerintah untuk membeli aset berupa tanah.

 

Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mamuju Tengah, Prov. Sulawesi Barat sejak terbentuknya pada 14 Desember 2012 lalu, setiap tahunnya menganggarkan Ratusan Miliar pembelian aset tetap melalui Belanja Modal namun anggaran yang ditetapkan dalam Belanja Barang/Jasa juga sebagian digunakan untuk membeli tanah yang seharusnya menggunakan anggaran Belanja Modal.

 

Hal tersebut mulai disorot aktivis anti korupsi di Jakarta, Arie Prabowo. Menurutnya, bisa diduga terjadi “main mata” antara oknum pejabat dan “tuan tanah”.

 

“Itu mal-administrasi, seringkali pejabat berani melakukan pelanggaran administrasi karena sanksi-nya ringan, padahal disitulah pintu masuk terjadinya korupsi dan bisa jadi itu korupsi “gaya baru”, memanfaatkan APBD untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” kata Arie saat dihubungi skornews.

 

Arie Prabowo menambahkan, “segera kami adukan dan mendesak Ombudsman untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran mal-administrasinya dan meminta pihak terkait memastikan tidak ada kerugian negara didalamnya,” tegasnya.

 

Pemerintah Daerah Mamuju Tengah melalui Kepala Kantor Perwakilan-nya di Jakarta yang dikonfirmasi skornews belum dapat ditemui hingga berita ini ditulis. ||Bam Siregar

 

Barsambung…!

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com