,
27 September 2015 | dibaca: 1110 pembaca
Paulus Ibrahim Kumentas Tampil Memukau
Pada Debat Publik Calon Wakil Walikota Bitung

SKORnews.com, Bitung

DEBAT publik calon Walikota dan wakil Walikota Bitung yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, Sabtu (26/09/2015) bertempat diruang sidang utama kantor DPRD Kota Bitung berjalan aman dan lancar.

 

Debat pertama yang dilaksanakan oleh KPU Bitung ini menghadirkan 6 calon Wakil Walikota Bitung, (1) Ir Maurits Mantiri, (2) Mario Karundeng, (3) Paulus Kumentas A.MD, (4) Fabian Kaloh SIP MSi, (5) Petrus Singale, (6) Santi Luntungan ST.

 

Pada acara itu, calon Wakil Walikota nomor urut 3, Paulus Ibrahim Kumentas menjadi peserta paling cemerlang. Pasalnya, calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Michael Ryamizard Jacobus ini, mampu memberikan jawaban atas pertanyaan dari para panelis.

 

Bahkan sosok muda ini, mampu memukau seluruh undangan yang hadir memenuhi ruang utama gedung DPRD Bitung tersebut dan memberikan aplaus atas penampilan cemerlangnya.

 

Kumentas juga dapat memberikan gambaran Kota Bitung dalam angka untuk menjawab seluruh pertanyaan yang diarahkan padanya oleh empat panelis, yakni Prof Dr J Dhoitimar, Dr M Henny Pratiknyo MA, Dr.Michael Mamentu MA dan Dr Max Rembang.yang berasal dari Universitas Sam Ratulangi dan Sekolah Tinggi Seminari Pineleng tersebut.

 

Penampilan cemerlang ayah dari 2 putra dan 1 putri ini,  juga mendapat apresiasi dan pujian dari sejumlah kalangan di media sosial dan berharap sosok seperti Kumentas bisa mendapat tempat di hati masyarakat Bitung.

 

Bukan Debat

Walaupun debat berjalan lancar dan aman, namun ada warga yang mempertanyakan, acaranya dinilai tidak sesuai dengan nama kegiatan, karena hanya berisi tanya jawab antara panelis dan calon wakil walikota.

 

“Saya pikir namanya debat, ada adu argument dan saling mempertahankan pendapat antar calon wakil walikota. Tapi selama acara digelar tak terlihat ada debat selain tanya jawab antara empat panalis dan enam calon wakil walikota,” kata Jerry Lumare, warga Mandidir.

 

Bahkan menurutnya, acara yang digelar KPU Kota Bitung kesannya hanya seremonial balaka, karena apa yang ditanyakan empat panalis masih berkaitan dengan visi dan misi para calon.

“Acara ini tak lebih dari mempertegas atau memperdalam visa dan misi para calon. Hingga masyarakat tidak tahu mana calon yang berkualitas dan mana tidak, karena hanya ditanya seputaran visi dan misi,” katanya.

Harusnya, ungkap Lumare, namanya debat publik, para panelis atau pemandu acara melempar suatu isu atau permasalahan yang kemudian diperdebatkan para calon. Bukan malah melakukan tanya jawab layaknya tes wawancara untuk keperluan melamar suatu jabatan.

 

 

Jika pada pelaksanaan debat publik pertama ini menghadirkan calon Wakil Walikota, maka debat kedua  akan menghadirkan calon Walikota Bitung pada Oktober mendatang. Dan debat terakhir pada bulan November akan menghadirkan pasangan walikota dan Wakil Walikota sekaligus. @ Arham Licin/S10

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com