,
18 Desember 2017 | dibaca: 279 pembaca
Panglima Terima Brevet Komando Warga Kehormatan Kopassus

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP. menerima Brevet Komando sebagai warga kehormatan Kopassus

Jakarta, skornews.com

 

 

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP. menerima Brevet Komando sebagai warga kehormatan Kopassus yang disematkan langsung Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni pada upacara militer, bertempat di Makopassus Cijantung, Jakarta Timur, (18/12/17).

 

 

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan rasa bangganya atas pengangkatan dirinya menjadi warga kehormatan Kopassus.

 

“Saya merasa bangga dan terhormat menggunakan Baret Merah dan Brevet Kopassus yang merupakan simbol kebanggaan prajurit Kopassus, salah satu pasukan khusus TNI,” ujarnya.

 

 

Panglima mengatakan bahwa sejatinya kebanggaan yang utuh adalah memelihara kemampuan, militan dan memiliki daya juang dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara.

 

“Saya mengharapkan para prajurit Kopassus selain memiliki kebanggaan Koprs Baret Merah dengan kualifikasi tinggi, paling penting adalah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh,” kata Panglima.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menginggatkan bahwa tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan, dimana fenomena ancaman global semakin berubah, prajurit komando agar senantiasa meningkatkan etos kerja. 

 

 

“Profesional dan moderen bisa dicapai apabila didukung dengan kemampuan keterampilan prajurit, soliditas dan solidaritas antar satuan, komitmen sekecil apapun yang disepakati merupakan kunci bagi keberhasilan tugas,” tuturnya.

 

Selaku Panglima TNI, saya akan melengkapi peralatan yang diperlukan satuan Kopassus dalam mendukung tugas operasi, saya juga akan meningkatkan kemampuan. Prajurit Komando dihadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan negara dengan baik,” ungkapnya.

 

 

Menjawab pertanyaan awak media tentang kesejahteraan prajurit, Panglima TNI menjelaskan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus dievaluasi utamanya terkait tunjangan khusus bagi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan dan penyediaan rumah bagi seluruh prajurit yang belum memiliki rumah pribadi.

 

“Kita akan cari formulasi untuk menyediakan perumahan bagi prajurit melalui Tabungan Wajib Perumahan (TWP) sehingga mereka merasa tenang dan nyaman meninggalkan keluarga saat bertugas ke daerah yang jauh,” ujarnya.

 

Sementara itu, menanggapi pertanyaan tentang proses penyelesaian kasus Helikopter AW 101, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TNI pada dasarnya mendukung kebijakan pemerintah dalam memberantas korupsi.  

 

“Terkait masalah Heli AW 101, saat ini sudah masuk ke tingkat penyelidikan, kita ikuti mekanisme sehingga sampai pada Pengadilan Militer di Otmil dan semua akan kita kawal sampai keputusan di pengadilan militer,” tutupnya. ||red (Puspen, Aut: Kabidpenum, Kolonel Inf. Bedali Harefa, SH.)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com