,
07 Januari 2020 | dibaca: 461 pembaca
Pakar PBJ, Khalid Mustafa: Tidak Boleh Hadirkan TA Pada Tahap Evaluasi Penawaran

Pakar PBJ, Khalid Mustafa

Jakarta, Skornews

 

Berdasarkan Permen PUPR 7/2019, justru dilarang meminta menghadirkan Tenaga Ahli (TA) pada tahapan evaluasi penawaran dalam proses tender Pekerjaan Konstruksi pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ).

 

Hal tersebut disampaikan Ahli Pengadaan Barang dan Jasa dari Firma KM & Partners, Khalid Mustafa menanggapi berita skornews sebelumnya terkait proses tender (penetapan pemenang) pekerjaan lanjutan pengawasan 1, pembangunan Bandara Banggai Laut, Sulawesi Tengah yang dilaksanakan Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

 

Menurut Khalid, TA nanti diminta setelah tandatangan kontrak yaitu pada saat rapat persiapan pelaksanaan kontrak, Pree Construction Meeting (PCM).

 

"Pembuktian kualifikasi hanya dilakukan terhadap isian kualifikasi. khusus konstruksi, tidak ada evaluasi peralatan pada tahap kualifikasi. Untuk tenaga ahli, hanya dilihat apakah perusahaan memiliki TA tetap dan tidak perlu dihadirkan, cukup memperlihatkan bukti yang bersangkutan adalah TA Tetap dalam bentuk laporan pajak tahunan perusahaan SPT PPH Pasal 21 Form 1721-A," jelas Khalid Mustafa kepada skornews, (7/1/20). ||rizqi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com