,
04 Oktober 2017 | dibaca: 416 pembaca
ORI Soroti Maraknya Peredaran Pupuk Palsu

Kepala Perwakilan ORI Sulawesi Barat, Lukman Umar (kiri)

Sulbar, skornews.com

 

Jajaran Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Barat tengah mendalami dugaan maladministrasi peredaran pupuk palsu di Prov. Sulawesi Barat, hal itu disampaikan Kepala Perwakilan ORI Sulbar, Lukman Umar, Selasa (03/10/17)

 

Sebelumnya, aliansi mahasiswa di mamuju melakukan aksi demonstrasi di Kantor Distanak Provinsi Sulbar terkait adanya peredaran pupuk palsu di sejumlah Desa di Kabupaten Mamuju.

 

Menurut Lukman, peredaran pupuk palsu sudah cukup meresahkan masyarakat bahkan diduga kejadian ini telah berlangsung lama, Ombudsman sebagai salah satu Lembaga Pengawas Pelayanan Publik akan menelisik dugaan maladministrasi dalam persoalan ini, sebagai upaya mendorong perbaikan pelayanan, utamanya penyaluran bantuan Pemerintah kepada petani.

 

“Ombudsman RI Sulbar akan telisik persoalan ini, apakah dalam prakteknya ada unsur maladministrasi atau tidak karena ini berkaitan dengan pelayanan publik sehingga kami (Ombudsman) harus ikut andil sesuai kewenangan yang ada. Selebihnya, terkait ranah pidana itu akan berproses di Kepolisian,” terang Lukman Umar.    

 

Ombudsman belum mengambil kesimpulan terkait kasus peredaran pupuk palsu tersebut, sampai hari ini masih banyak spekulasi yang muncul di kalangan petani, ada yang menduga pupuk kadaluarsa yang disalurkan dan sebagian lainnya juga curiga jika memang pupuk palsu yang diberikan kepada petani sebab dalam pengunaannya tidak memberikan efek atau dampak bagi tanaman pertanian. ||red (sumber: ORI Sulbar)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com