,
07 Maret 2017 | dibaca: 637 pembaca
Ombudsman: Pemda Diharapkan Proaktif Perangi Pungli

Mamuju-Sulbar, skornews.com

 

Jajaran Ombudsman RI Perwakilan Sulbar meminta semua Pemerintah Kabupaten Lingkup Provinsi Sulbar, proaktif dalam memerangi dan memberantas pungutan liar di wilayah masing-masing.

 

Sebagai upaya pemberantasan pungutan liar Ombudsman akan membangun sinergi dengan Tim Saber Pungli dalam memerangi tindakan pungli yang sangat merugikan masyarakat. Harapan itu disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, saat memimpin rapat internal terkait pemberantasan pungli di kantor ombudsman Subar, (07/03/17).

  

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar menerangkan bahwa gerakan sapu bersih pungutan liar saat ini tengah mendapat atensi serius dari pemerintah, beberapa titik rawan yang menjadi perhatian dalam memerangi pungli antara lain layanan kependudukan, perijinan dan pendidikan. 

 

Sejak Oktober 2016 sampai Februari 2017, Ombudsman RI Perwakilan Sulbar telah menerima sekitar 20 pengaduan masyarakat, keluhan terkait pungutan yang didominasi pungli di sekolah. hal ini diharapkan mendapat perhatian dari pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan di luar ketentuan yang berlaku.

 

Terkait pengaduan pungutan di sekolah, pihak Ombudsman segera melakukan koordinasi dengan Instansi terkait sebab memang ada ketentuan yang memungkinkan pihak sekolah memperoleh sumbangan dari masyarakat khususnya sekolah swasta.

 

“Menindaklanjuti kasus pungli di sekolah, terkait mana yang boleh dan mana yang termasuk pungli, itu yang harus jelas batasannya sehingga kami juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” terang Lukman Umar.

 

Selain pungutan di sekolah, pengaduan terkait urusan kependudukan dan perijinan juga menjadi perhatian Ombudsman Sulbar.

 

Guna mengefektifkan pelayanan, Ombudsman akan membentuk tim melalui program ombudsman jemput bola untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan. Selain itu, Lukman menekankan bagian pencegahan tim Saber Pungli  lebih mengintensifkan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi.

 

Lukman juga mewanti-wanti jajaran birokrasi agar jangan sampai terseret kasus pungli, selain sangat merugikan negara dan masyarakat, tindakan tak terpuji itu juga akan merugikan diri sendiri karena pelakunya pasti akan berurusan dengan penegakan hukum, "Jangan sampai kena Operasi Tangkap Tangan (OTT)," Tegas Lukman. ||Ashari

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com