,
24 Agustus 2015 | dibaca: 1074 pembaca
Merasa Dilindungi Oknum Dewan, PT CS2 Cemari Lingkungan

ilustrasi

MAROS, skornews.com

 

Aktivitas Produsen Teh Gelas, PT CS2 di Kab. Maros ditengarai mengakibatkan pencemaran Air Sungai dan kerusakan lingkungan sekitar, keterangan pihak perusahaan saat dikofirmasi selalu berbelit-belit bahkan mengakui ada keterlibatan oknum anggota DPRD yang seolah melindungi aktifitasnya.

 

Staf Managemen Perusahaan, Syamsir yang dikonfirmasi skornews mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan kepercayaan kepada “H. A” (oknum Anggota DPRD Maros) untuk mewakili perusahaan menanggapi tudingan masyarakat atas pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.

 

Saat dikonfirmasi, oknum Anggota DPRD tersebut membantah bahwa dirinya memiliki job khusus seperti yang disampaikan oleh Syamsir bahkan ia mengancam akan menuntut Syamsir karena sudah melibatkan dirinya dan mencemarkan nama baiknya.

 

Mediasi antara Syamsir dengan “H. A” di Jack Coffee maros, Syamsir menyampaikan permohonan maafnya karena salah memberi keteranganterkait keterlibatan oknum Anggota DPRD tersebut.

 

Sekjend PB HIPMI Maros Raya, Tasmin Hamliong yang dikonfirmasi terkait hal itu mengecam oknum dewan yang menyalahgunakan jabatannya untuk memback-up perusahaan tertentu, sekalipun yang bersangkutan sudah mengklarifikasi kesalahpahaman ini tetapi publik harus tetap mencurigai dan mempertanyakannya, “jika benar oknum tersebut atau siapapun anggota dewan yang memiliki hubungan spesial dengan pengusaha sebagai back up maka Badan Kehormatan (BK) DPRD Maros harus memberikan sanksi keras dan partaipun sebaiknya mencopot keanggotaannya sebagai kader partai.

 

Himpunan Pemuda Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Maros Raya siap all-out mengusut kasus ini sampai terang benderang, jika terbukti limbah CS2 merusak maka perusahaan tersebut harus ditutup dan oknum dewan yang bermain dibalik ini harus pula dipecat dari jabatannya sebagai anggota DPRD maros, ungkap Tasmin.

 

Terkait dengan keberadaan dan aktivitas perusahaan Industri telah diingatkan dalam UU No. 5 1984 tentang perindustrian, pasal 21 (ayat 1), "Perusahaan industri wajib melaksanakan upaya keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam serta pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran terhadap lingkungan hidup akibat kegiatan industri yang dilakukannya".

 

Demikian pula limbah yang dihasilkan harus ramah lingkungan dan dikelolah dengan tekhnologi Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL). AR.0785

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com