,
30 April 2018 | dibaca: 265 pembaca
Menhub Targetkan Uji Coba LRT Pertengahan 2019

Jakarta, skornews.com

 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berharap Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya pada tahap I sudah dapat diuji coba pengoperasiannya pada pertengahan 2019 mendatang.

 

“Saat ini capaian pembangunan proyek LRT Jabodebek tahap I itu telah mencapai 37%,” kata Menhub usai meninjau langsung lokasi Plant Precast LRT Pancoran, (29/4).

 

Direktur SDM PT Adhi Karya Agus Karianto yang mendampingi Menhub Budi K. Sumadi menjelaskan, capaian progres pembangunan sebesar 37% itu merupakan total pengerjaan di beberapa lintas layanan LRT tahap I.

 

“Progres kita saat ini 37%, untuk lintas layanan I Cibubur-Cawang 60 %. Lintas layanan II 22% dan layanan dua itu dari Cawang-Dukuh Atas. Lintas layanan 3 dari Cawang-Bekasi Timur itu 40%. Kalau dikumulatifkan 37%,” terang Agus.

 

Diakui Agus pihaknya masih menghadapi kendala untuk di sejumlah titik seperti Jalan MT Haryono dan Cawang

 

“Di MT Haryono karena masih ada pedestrian yang belum bisa kita kerjakan. Masalah penyempitan itu di daerah Cawang karena Cawang ada stasiun yang besar ada pertemuan dua lintas layanan di depan BNN itu ada penyempitan agak lama, kita targetkan di akhir Juli sudah normal,” jelas Agus.

 

Terkait harga tiket LRT, Menhub memperkirakan harga yang dikenakan ke masyarakat sekitar Rp 12 ribu, pemerintah nantinya akan memberikan subsidi terhadap tiket.

 

“Waktu itu ancer-ancernya Rp 12 ribu, mudah-mudahan itu bisa dilaksanakan. Itu (sudah) subsidi, real price-nya kira-kira Rp25 ribu. Jadi ada subsidi 50%,” jelas Menhub.

 

Dengan capaian 37% ini, Menhub menyebut pengerjaan LRT tahap I yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya ini telah sesuai target bahkan sedikit melebihi target 2%. Menhub menargetkan pada 2024 kemacetan lalu lintas di kota Jakarta sudah dapat diatasi. Oleh karena itu, Menhub terus mendorong penyelesaian pembangunan sarana dan prasana transportasi seperti LRT (Light Rail Transit), MRT (Mass Rapid Transit), dan BRT (Bus Rapid Transit).

 

Dengan percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur transportasi di kota besar seperti Jakarta Menhub menyebut kecepatan kendaraan bisa meningkat.

 

“Kalau fungsi MRT, LRT, BRT, dan kereta komuter berjalan maka aksesibilitas daripada orang-orang dari satu tempat ke tempat yang lain itu menjadi satu aksesibilitas yang baik, paling tidak mobil bisa dengan kecepatan 40 km/jam,” ucap Menhub. ||awi (setkab)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com