,
06 Agustus 2015 | dibaca: 820 pembaca
Mengeruk UNTUNG Masyarakat BUNTUNG
Perusahaan Tambang Marmer Leang Leang

Aktifitas perusahaan tambang marmer di Leang Leang

MAROS, skornews.com

 

Sumber Daya Alam berupa bebatuan yang berlimpah di Kab. Maros menjadi surga bagi penambang marmer.

 

Pengerukan kekayaan alam Maros hingga kini tidak signifikan menambah PAD dan kesejahteraan rakyat.

 

Kehadiran perusahaan tambang disinyalir justru merugikan masyarakat karena mobilisasi aktifitas perusahaan yang menggunakan  jalan masyarakat memperparah kerusakan jalan namun Pemda dan Pihak perusahaan saling lempar tanggungjawab.

 

Saat ini terdapat 4 perusahaan tambang marmer yang mengekploitasi kekayaan alam di Leang Leang yakni PT Insani, PT Aimil Insan, PT Arwacna dan PT Sumber Guna Makassar Nusa.

 

Salah seorang warga sekitar, Dg. Lallo “Atha’ saat ditemui skornews (6/8/15) mengungkapkan, "tambang-tambang marmer yang ada di lingkungan kami tidak memiliki kepedulian terhadap masyarakat,  jalan yang dibangun dengan swadaya digunakan oleh perusahaan tambang untuk mengangkut bloknya namun tidak perduli dengan kondisi jalan.

 

“Bukan tanggungjawab kami tapi pemerintah,” kata pengusaha tambang berkilah.

 

“Saya sangat kecewa karena pihak perusahaan dan pemerintah saling lempar tanggung jawab padahal batu marmer yang diambil dari desa kami sudah ratusan kontainer namun tidak ada upaya perbaikan jalan,” kesal Atha. AA.S28

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com