,
19 November 2018 | dibaca: 291 pembaca
Marak Kegiatan Fiktif Di Kemendesa?

Jakarta, skornews.com

 

Diduga, miliaran rupiah APBN 2017 tergerus untuk kegiatan fiktif di lingkup Kementerian Desa PDTT dengan membuat pertanggungjawaban seakan telah melaksanakan kegiatan serta pengadaan barang dan jasa.

 

Kegiatan perjalanan dinas, lembur dan tunjangan kinerja serta pengadaan bahan, barang dan jasa di lingkup Sekretariat Jenderal dan Ditjen PKP2Trans adalah kegiatan yang diduga paling banyak dimanipulasi.

 

Informasi yang dihimpun skornews, terjadi "kerjasama" antara oknum yang menerbitkan surat perintah kerja (kegiatan), laporan pertanggungjawaban dengan bendahara pengeluaran.

 

Hal tersebut diungkapkan aktivis anti korupsi dari Lembaga Independen Pemantau Anggaran (LIPA), Yandri saat ditemui skornews, (15/11) menyebutkan, untuk kegiatan lembur di bagian Perlengkapan dan Rumah Tangga pada Biro Umum dan SDM, terdapat pengeluaran APBN yang sama persis setiap bulan dan nilai rata-rata sebesar Rp 150 juta/bulan selama tahun 2017. Modus yang sama juga terjadi di sekretariat Ditjen PKP2Trans.

 

"Bagaimana bisa setiap bulan angka pengeluarannya hampir sama, bahkan selama 4 bulan  berturut-turut sama persis. Dugaan saya LPJ itu dibuat (dimanipulasi) pada akhir tahun anggaran dengan kegiatan fiktif untuk menutupi ketersediaan (sisa) kas di bendahara pengeluaran yang dananya telah terpakai untuk kepentingan lain," tegas Yandri.

 

 

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, pihak Kementerian Desa PDTT belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis.

 

"Nanti kami hubungi pak, ruangan Biro Umum kosong," kata Staf Humas Kemendesa PDTT, Andi kepada skornews di ruangannya, (16/11). ||Awi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com