,
01 Maret 2020 | dibaca: 197 pembaca
Lion Air Tunda Layanan Umroh Menuju Saudi Arabia

SKOR News, Jakarta – Lion Air memberikan keterangan resmi sehubungan layanan penerbangan internasional dari Indonesa menuju Arab Saudi.

 

Sejak (28/2) lalu, Lion Air menghentikan sementara (suspend) semua layanan penerbangan umroh dari 13 kota keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi sampai pemberitahuan lebih lanjut (until further notice).

 

Penundaan sementara ini dilakukan sesuai dengan pemberitahuan resmi dari pihak regulator Kerajaan Arab Saudi - General Authority of Civil Aviation (GACA) Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dan surat Edaran Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang Penghentian Sementara Rute Penerbangan ke Saudi Arabia. 

 

Lion Air tunduk dan melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

 

Keputusan penghentian penerbangan sementara ini juga dilakukan dalam rangka tindakan preventif dan proaktif guna mengutamakan faktor keselamatan awak pesawat dan para tamu jamaah serta menangkal masuk penyebaran Virus COVID-19 (Corona).

 

Lion Air telah meminta kepada seluruh mitra dan agen penyelenggara umroh yang bekerjasama dengan Lion Air untuk memberikan informasi penundaan penerbangan umroh kepada seluruh calon jamaah dari Indonesia sesuai dengan perkembangan terkini.

 

Lion Air telah berkomunikasi dengan para tamu jamaah yang sudah berada di Jeddah dan Madinah perihal proses kepulangan. Lion Air mempersiapkan penerbangan dari Indonesia yang membawa awak pesawat dan tanpa penumpang (ferry flight) guna penjemputan sesuai jadwal.

 

Penerbangan penjemputan Lion Air (fase kepulangan) akan melayani kurang lebih 13.000 tamu jamaah, dari Madinah yakni Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah yakni Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED).

 

Dalam mengakomodir penerbangan penjemputan, Lion Air mengoperasikan armada berbadan lebar (wide body), antara lain Airbus 330-300CEO (berkapasitas 440) dan Airbus 330-900NEO yang memiliki 436 kapasitas kursi. Semua armada telah dipersiapkan sesuai standar operasional prosedur, sudah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan laik terbang (airworthy for flight). 

 

Lion Air akan terus memantau dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi serta akan menyampaikan pemberitahuan berdasarkan perkembangan terbaru.

 

Sebagai informasi, untuk layanan umroh dari Indonesia, Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan dengan kota asal melalui bandar udara yang mencakup:

 

1. Banda Aceh – Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ)
2. Medan – Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)
3. Pekanbaru – Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU)
4. Batam – BandaraHang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH)
5. Palembang – Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM)
6. Padang – Bandara Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG)
7. Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK)
8. Solo – Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC)
9. Surabaya – Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB)
10. Banjarmasin – Bandara Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ)

11. Balikpapan – Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN)

12. Makassar – Bandara Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG)

13. Mataram – Bandara Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP)

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com