,
03 Februari 2015 | dibaca: 982 pembaca
Legislator Tuding Distamben Korupsi Proyek Lampu Jalan

Lampu jalan di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan

Skornews.com, Maros-Sulsel

Wakil Ketua Komisi II DPRD Maros Amirullah Nur mempertanyakan kelanjutan proyek penerangan jalan kota Maros sampai perbatasan Makassar tahun anggaran 2014 yang menghabiskan anggaran Rp. 1,4 miliar namun pengerjaanya baru 30 persen.  Pasalnya pada RKA (Rencana Kegiatan dan Anggaran) Distamben tidak dianggarkan lagi program lanjutan proyek  itu.

 

Menurutnya, Pihak Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) mestinya mengambil langkah tegas untuk memutus kontrak rekanan yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan batas waktu perjanjian pekerjaan. Selain itu lanjut Amirullah pihak Distamben kembali menganggarkan proyek itu di 2015 sebagai program lanjutan.

 

“Seharusnya proyek tersebut kembali dianggarkan di APBD pokok tahun 2015 sebagai program lanjutan, atau dengan memutus kontrak rekanan yang sudah tidak sesuai perjanjian” ujarnya.

 

Amirullah menjelaskan, sesuai dengan aturan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/ jasa, pemerintah diperbolehkan untuk melakukan pemutusan kontrak kepada rekanan yang wanprestasi, serta mengatur denda kepada kontraktornya secara sepihak.

 

Namun, lanjutnya Amirullah anehnya Distamben tidak melakukan hal itu, sehingga wajar jika beberapa kalangan mencurigai adanya penyalahgunaan anggaran dan penyalahgunaan kewenangan atau jabatan dalam kasus proyek penerangan jalan itu.

 

"Karena belum rampung, Dinas harus kembali menganggarkannya di APBD Pokok sebagai program lanjutan yang diambil dari Sisa Lebih perhitungan Anggaran (Silpa) 2014 lalu. Atau bisa saja dengan memutus kontrak kepada rekanannya yang sudah jelas menyalahi kesepakatan. Dinas kemudian harus tetap kembali menganggarkan proyek tersebut di APBD Pokok, tapi kalau begini, pasti kita kebingungan mengenai pertanggungjawaban," ujar Amirullah.

 

Amirullah juga menduga ada kongkalikong antara oknum dinas Distamben dengan pihak kontraktor yang melaksanakan proyek penerangan jalan itu.

 

“Ada sinyal pihak Distamben malah melindungi kontraktor yang tidak becus itu. Atau jangan jangan Distamben tidak mengerti aturan pengadaan barang atau jasa” tukasnya. Fauzy

 

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com