,
23 Mei 2016 | dibaca: 1065 pembaca
Laporan ADD 2015 Desa Baruga Tuai Penolakan Warga

MAROS, Skornews.com

Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa (Kades) Baruga terkait penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015 menuai penolakan warga. Pasalnya laporan yang disampaikan pada rapat Sabtu (21/5) itu hanya dilakukan secara lisan, selain itu warga juga menuding minimnya pembangunan di Desa Baruga.

 

Sejak dimulai, rapat yang dihadiri Babinsa, Babinkantikmas, Camat Bantimurung, para kepala dusun, masyarakat, serta pemuda dan mahasiswa desa baruga itu berlangsung panas.

 

Warga yang hadir dalam rapat itu ngotot kepada kepala desa dan ketua BPD agar menghadirkan serta membagikan copyan laporan pertanggung jawaban.

 

Setelah mendengar Laporan pertanggung jawaban dari Kepala Desa Baruga, H. Hasir yang hanya menyampaikan petanggung jawabannya secara lisan saja tanpa dibuktikan dengan pembukuan, menuai hujan intrupsi dari peserta rapat.

 

Salah seorang mahasiswa yang hadir dalam forum, Hasanuddin dari dusun kassi menayakan program program apa saja yang dilaksanakan di tahun 2015.

 

“Kita bisa melihat tidak ada pembangunan yang ada di desa baruga sejak tahun 2015 itu. Adapun pembangunan pos kamling yang ada sekarang dibangun di dusun kassi itu dikerjakan di tahun 2016 dan selesai pada tanggal 20 bulan april lalu” Ungkapnya.

 

Ia menambahkan kalau pembangunan pos kamling yang dilaporkan sebagai realisasi ADD tahun 2015 terkesan dipaksakan dan tidak tepat sasaran. Apalagi pos kamling yang dibangun itu berhadapan dengan pos kamling yang lama.

 

“Jadi bagi saya proyek itu terkesan dipaksakan daripada harus pengembalian” Tegasnya.

 

Lebih jauh, Hasanuddin menuding sejak dilantik sebagai kepala desa tidak ada kerja yang nyata yang bisa dilihat oleh masyarakat.

 

“Kantor desa saja sebagai symbol dari desa itu sendiri tidak mampu anda benahi dan menambah fasilitas kantor apalagi meningkatkan kesejahteraan masyarakat” Ujarnya.

 

Hasanuddin juga meminta agar laporan pertanggung jawaban (LPJ) itu di sampaikan secara tertulis bukan dilaporkan secara lisan.  

 

“Pemerintah desa itu adalah lembaga negara yang terstruktur dan sistematis bukan lembaga ABAL ABAL yang tidak jelas aturannya, yang semaunya saja menyampaikan laporannya secara lisan, kalau kades tidak tahu bagaimana menjalankan roda  pemerintahan desa mending mundur saja sebagai kades, anda tidak layak memimpin desa baruga” Ketusnya.

 

“Kalau laporan petanggung jawaban ADD 2015 tidak bisa dipertanggung jawabkan secara tertulis berarti kuat dugaan saya anggaran itu tidak disalurkan dalam pembangunan desa melainkan digelapkan demi kepentigan pribadi” Tambahnya.

 

Menanggapai hal itu, Camat Bantimurung  yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan kesalahan yang dilakukan kepala desa dengan tidak menghadirkan laporan pertanggung jawaban secara tertulis mohon dimaafkan saja karena bikin malu saja kalau sampai ketahuan ke desa lain.

 

“Tolong dimaafkan, Semoga saja di tahun 2016 ini dia bisa perbaiki” Ujar Camat Bantimurung. AA.048

 

Editor : Arman

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com