,
12 Mei 2018 | dibaca: 265 pembaca
Kontribusi COMPACT Lahirkan Inovasi Pembangunan

Jakarta, skornews.com

 

Compact Indonesia, program kerjasama pembangunan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat untuk mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi telah mencapai tahap akhir pelaksanaan.

 

Lima tahun dilaksanakan, Compact Indonesia telah berkontribusi pada prioritas nasional dalam Tiga sektor utama yakni Kemakmuran Hijau, Pencegahan Stunting dan Modernisasi Pengadaan serta melahirkan sejumlah inovasi pembangunan.

 

“Keberhasilan Compact Indonesia terlihat dari berbagai proyek yang telah terintegrasi dalam Prioritas Nasional, nilai strategis dan inovasi yang telah dihasilkan Compact Indonesia akan dilanjutkan oleh pemerintah dan mitra pembangunan lainnya,” terang Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dalam acara penutupan Compact Indonesia di Jakarta, (8/5/18).

 

Compact Indonesia telah mengembangkan model penanganan stunting yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, penguatan pelayanan kesehatan dan kampanye perubahan perilaku untuk mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting menjadi 28 persen pada tahun 2019.

 

Melalui Proyek Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stunting (PKGBM), Compact menjangkau 2 juta balita di 11 Provinsi, 64 Kabupaten dan 5.700 Desa. Lebih dari 30.000 tenaga kesehatan telah terlatih untuk gizi, sanitasi dan monitoring-evaluasi, kampanye gizi nasional telah menjangkau lebih dari 48 juta orang.

 

Compact Indonesia telah berhasil menguatkan komitmen pemerintah dari tingkat Desa hingga pimpinan tertinggi negara untuk bekerja bersama lintas sektor demi menangani stunting.

 

Investasi Compact Indonesia melalui Proyek Kemakmuran Hijau telah berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 1 juta metrik ton per tahun, sejalan dengan Rencana Aksi Nasional-Penurunan Gas Rumah Kaca.

 

Hal tersebut dicapai melalui berbagai upaya yaitu pengembangan energi terbarukan total 12,3 MW di 11 Provinsi, restorasi 16.580 hektar lahan gambut, pertanian berkelanjutan melibatkan 121.143 petani, penanaman 2 juta pohon dan tata guna lahan partisipatif di 40 kabupaten dalam kerangka Kebijakan Satu Peta.

 

Beragam inovasi telah dihasilkan, antara lain kemitraan masyarakat dan swasta dalam mengelola perusahaan listrik Desa. Seluruh pengetahuan proyek ini dihimpun dan dibagi kepada para pemangku kepentingan sebagai referensi pembangunan hijau.

 

Melalui proyek modernisasi pengadaan, Compact Indonesia mendukung agenda reformasi pengadaan pemerintah. Proyek ini telah mengembangkan kapasitas 1.590 profesional pengadaan, memperkuat kelembagaan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dimana 43 ULP telah menjadi permanen dan 30 diantaranya mencapai tahap Centre of Excellence, penghematan Rp 30,3 Miliar melalui kontrak katalog serta membangun Sistem Manajemen Informasi Pengadaan (PMIS) yang telah diadopsi ULP dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Proyek ini merupakan investasi terbesar pemerintah Indonesia dalam upaya mereformasi pengadaan pemerintah agar lebih transparan, akuntabel dan profesional.

 

Wakil Presiden dan Sekretaris Dewan Millennium Challenge Corporation (MCC), Jeanne Hauch yang datang di Indonesia untuk serangkaian acara penutupan Hibah Compact turut bangga atas capaian yang dihasilkan.

 

“Kemitraan MCC dengan Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai model dan sistem baru yang dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan Pemerintah dan rakyat Indonesia dan kami senang dapat melihat secara langsung hasil dari kerja sama ini saat kami berkunjung ke Lombok. Kami bangga dengan hasil yang sudah dicapai dan tidak sabar melihat bagaimana masyarakat Indonesia melanjutkan kesuksesan ini,” ujar Jeanne Hauch.

 

Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) adalah pelaksana Hibah Compact dari Millennium Challenge Corporation (MCC) yang mendukung Kemitraan Strategis Amerika Serikat dengan Indonesia.

 

MCA-Indonesia bertujuan mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dan bertindak sebagai lembaga pengelola Tga proyek utama yakni Kemakmuran Hijau, Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stunting serta Modernisasi Pengadaan.

 

Millennium Challenge Corporation (MCC) adalah lembaga inovatif dan independen Pemerintah Amerika Serikat yang bertujuan membantu pengentasan kemiskinan secara global. Dibentuk oleh Kongres Amerika Serikat pada 2004, MCC telah menyalurkan Hibah Compact senilai US$ 11,2 Miliar bagi 27 Negara yang berkomitmen pada tata pemerintahan yang baik (good governance), kebebasan ekonomi dan investasi pada warga negaranya.

 

Hibah Compact bersifat kompetitif, artinya Negara calon penerima hibah harus bersaing dalam proses seleksi yang transparan. MCC memegang prinsip country-led solutions dan country-led implementation sehingga Negara pelaksana hibah memiliki keleluasaan dan wewenang untuk mengidentifikasi masalah dan solusinya serta mengembangkan dan melaksanakan programnya. ||Doel

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com