,
31 Mei 2019 | dibaca: 185 pembaca
Kementerian PPN/Bappenas Luncurkan Panduan KMP

Peluncuran Panduan Kemitraan Multi-Pihak di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, (28/5)

Jakarta, skornews.com

 

Kemitraan Multi-Pihak (KMP) merupakan instrumen penting dalam mendukung pencapaian TPB/SDGs di Indonesia, sebagaimana disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro pada kegiatan Peluncuran Panduan Kemitraan Multi-Pihak di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, (28/5).

 

Acara peluncuran diikuti seluruh pemangku kepentingan, yakni Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta dan Filantropi, Akademisi dan Organisasi Masyarakat Sipil, dan Media.

 

Penyusunan Panduan KMP merupakan hasil kolaborasi bersama antara Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Jerman serta didukung oleh INFID dan UNU-IAS.

 

Panduan tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pembangunan dalam pelaksanaan TPB/SDGs khususnya untuk menyinergikan kegiatan/program Pemerintah dengan program pemangku kepentingan lainnya melalui kemitraan.

 

 

Menteri Bambang menekankan bahwa Pemerintah Indonesia memerlukan dukungan sumber daya dari berbagai pihak untuk mencapai target-target TPB/SDGs yang ambisius.

 

“Panduan KMP adalah referensi dan sarana operasional bagi para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah dalam memobilisasi seluruh potensi dan sumber daya serta untuk mencapai target-target TPB/SDGs yang ambisius di tahun 2030,” kata Menteri.

 

Indonesia merupakan negara pertama yang telah menyusun Panduan Kemitraan Multi-Pihak untuk mendukung TPB/SDGs dengan mengadopsi Panduan KMP di tingkat Asia Pasifik yang telah disusun UNESCAP pada tahun 2018.

 

“Indonesia menjadi pioner diantara negara-negara Asia dan Pasifik dalam mengadopsi dan menerjemahkan Panduan untuk tingkat nasional dan daerah,” terang Menteri Bambang.

 

Dalam peluncuran tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen secara simbolik oleh Menteri PPN/Bappenas kepada masing-masing perwakilan pemangku kepentingan, yaitu Perwakilan Pemerintah Daerah, Direktur Indofood Sukses Makmur (Swasta), Presiden  Indonesia Global Compact Network (Organisasi Masyarakat Sipil), Kepala IPB SDGs Network (Akademisi) serta perwakilan media dan perwakilan Pemerintah Jerman mewakili mitra pembangunan.

 

 

Selanjutnya, setelah acara peluncuran dilanjutkan dengan diskusi interaktif (talkshow) yang mengangkat topik “Best Practice: Upaya Para Aktor dalam Pencapaian TPB/SDGs melalui Kemitraan”.

 

Ada 7 pembicara yang membahas topik tersebut dari berbagai sudut pandang:

 

  1. Diani S.W, Staf Ahli Bidang Kelembagaan Bappenas (perwakilan Pemerintah Pusat)
  2. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (perwakilan Pemerintah Daerah)
  3. Budi Setyarso, Pemimpin Redaksi Koran Tempo
  4. Franky Welirang, Direktur Indofood (perwakilan swasta)
  5. Y.W.Junardy, Indonesia Global Compact Network (IGCN) (perwakilan CSO)
  6. Bayu Krisnamurthi, IPB (perwakilan akademisi)
  7. Mr. Rafael Teck, Development CooperationCouncellor, Embassyofthe Federal Republic ofGermany in Jakarta

 

Diharapkan semua pihak dapat mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan demi berbagi manfaat dan mencari solusi bersama terhadap pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kedepannya seluruh pihak dapat memanfaatkan panduan KMP untuk diujicobakan di tingkat daerah. ||awi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com