,
15 Mei 2017 | dibaca: 483 pembaca
Jokowi Ajak Xi Jinping Kerjasama Bangun Proyek Infrastruktur

Presiden Jokowi bersama Presiden Xi Jinping menyaksikan penandatanganan dokumen kerjasama implementasi kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok pada 2017-2021

Jakarta, skornews.com

 

Presiden RI, Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RRT, Xi Jinping di gedung Great Hall of the People, Beijing disela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Belt and Road Forum International di Beijing, Minggu (14/5).

 

Presiden Jokowi menegaskan keinginannya untuk memanfaatkan konferensi tinggi Belt and Road Forum untuk menciptakan momentum segar terutama untuk kerja sama RRT-Indonesia dalam rangka One Belt One Road (OBOR).

 

“Saya meyakini inisiatif Belt and Road akan lebih memperkokoh hubungan ekonomi antar kedua negara terutama karena Indonesia memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur, konektivitas dan poros maritim,” kata Presiden Joko Widodo..

 

Presiden Jokowi mengundang secara khusus Presiden Xi untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia di Tiga Mega Proyek yakni proyek koridor ekonomi terintegrasi, konektivitas, industri dan pariwisata di Sumatera Utara antara lain fasilitas Pelabuhan Kuala Tanjung dan akses jalan dari Kota Medan hingga Sibolga.

 

Kesempatan investasi di Sulawesi Utara yang akan meningkatkan infrastruktur di Bitung-Manado-Gorontalo melalui akses jalan, jalur kereta api dan pelabuhan serta bandara dan investasi proyek energi dan pembangkit listrik di Provinsi Kalimantan Utara.

 

Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi bersama Presiden Xi Jinping menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama yaitu implementasi kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok pada 2017-2021, penandatanganan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu RRT Wang Yi.

 

Selain itu, penandatanganan dokumen kerja sama kedua yaitu Kerja Sama Ekonomi dan Teknik Tiongkok-Indonesia yang ditandatangani oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dengan Menteri Perdagangan Tiongkok, Zhong Shan.

 

Kemudian kerja sama ketiga yaitu fasilitasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditandatangani oleh Direktur Utama PT KCIC, Hanggoro dengan Direktur Utama Bank Pembangunan Nasional Tiongkok, Hu Huaibang dengan nilai komitmen kerja sama sebesar 4,498 Miliar US Dollar.

 

Turut mendampingi Presiden Joko Widodo pada pertemuan tersebut, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Duta Besar Republik Indonesia untuk RRT, Soegeng Rahardjo. ||Bayu (smbr:setkab)

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com