,
25 Oktober 2017 | dibaca: 481 pembaca
IPJI: Tindak Tegas Kekerasan Terhadap Wartawan

Ketua Umum IPJI, Taufiq Rahman, SH.

Jakarta, skornews.com

 

Kabar pemukulan wartawan Harian Banten Pos, Panji Bahari Romadhon (28) oleh oknum polisi dengan cepat menjadi topik pembicaraan di sejumlah group Whats App wartawan dan Media Online, kejadiaannya berawal ketika aksi demo mahasiswa di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten dengan agenda mengkritisi Tiga Tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berakhir ricuh, Jumat (20/10/17).

 

Menurut penuturan panji, sebagaimana disampaikan dalam siaran Pers Ketua Umum Ikatan Penulis Dan Jurnalis Indonesia (IPJI). Saat polisi dan mahasiswa bentrok, Panji yang  tengah meliput aksi tersebut terdorong, terinjak, diberi bogem dan dicekik. lalu beberapa anggota polisi menyeret ke dalam mobil meski telah menunjukkan kartu identitasnya sebagai wartawan.

 

 

“Saya dituduh provokator, terus digebuk, diinjak-injak, dicekik dan diseret ke kantor Disdukcapil, meski saya tunjukan kartu pers tetap saja digebuk dan diseret sambil digebukin,” papar Panji saat ditemui wartawan di RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang, Jumat (20/10/2017).

 

Hasil visum menunjukan luka lebam, lecet di beberapa bagian tubuh seperti di kedua pundak dan lutut kanan. Peristiwa penganiayaan itu kemudian dilaporkan Panji ke Bidpropam Polda Banten, “Gilanya lagi, saya dibilang pukul Wakapolres, mukul orang, padahal saya enggak nyentuh siapa pun,” ujarnya (dikutip dari siaran pers IPJI).

 

Tugas jurnalis dilindungi Undang-Undang  (Pers), barang siapa yang menghalangi dapat dipidana, demikian dikatakan Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Taufiq Rachman dalam siaran Persnya yang diterima redaksi skornews, (25/10/17).

 

“Salah satu bentuk kedaulatan rakyat adalah kebebasan pers, hal ini sangat penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis. Artinya, setiap rakyat memperoleh kemerdekaan berpendapat serta bebas menyampaikan pikirannya, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28 UUD Tahun 1945,” kata Ketum IPJI yang juga pendiri Ikatan Media Online (IMO) Indonesia dalam siaran Persnya.

 

 

IPJI sangat menyayangkan masih ada oknum aparat yang bersikap represif kepada wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik, kerap menghambat tugas wartawan di lapangan bahkan tak jarang menganiaya dan merusak properti jurnalis.

 

“Saya selaku Ketua Umum IPJI dan IMO mengutuk insiden pemukulan terhadap jurnalis yang tengah bertugas, okum polisi yang ringan bogem itu harus dipecat, tidak bisa dibiarkan. Jika tidak, akan menimbulkan preseden buruk bagi profesi wartawan,” tegas Taufiq Rahman. ||red (siaranPers IPJI)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com