,
25 Maret 2015 | dibaca: 1107 pembaca
Dua Tahun Jembatan Ameroro Ambruk
Pemkab Konawe Tutup Mata

Kondisi Jembatan Ameroro

 Skornews.com, Konawe Sultra.

 Jembatan sungai Ameroro yang ambruk akibat hantaman banjir dua tahun lalu, hingga saat ini masih dalam kondisi memprihatinkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terkesan tutup mata, pasalnya belum ada upaya perbaikan yang dilakukan selama ini.

 

Padahal jembatan semi permanen sepanjang 30 meter itu adalah jembatan vital merupakan satu-satunya jalur transportasi yang menghubungkan beberapa desa dalam wilayah kecamatan Uepai sekaligus merupakan urat nadi perekonomian beberapa desa seperti Desa Raua, Tamesandi, Anggawo, Motehe.

 

Akibat belum adanya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe khususnya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe, akhirnya Kepala Desa Rawua, Masaruddin menggalang masyarakatnya untuk membuat jembatan darurat dengan cara swadaya masayrakat.

 

Berdasarkan pantauan Skor, Jembatan darurat yang dibangun warga itu menggunakan bambu dan kayu yang menghubungkan kedua sisi sungai, namun kondisinya masih rawan kecelakaan akibat masih adanya celah antara bambu yang memungkinkan warga terjatuh ke aliran sungai.  

 

Ketika ditemui Masaruddin saat melaksanakan kerja bakti pembuatan jembatan menjelaskan jika pihaknya sudah mengusul atau menyampaikan permohonan tertulis kepada Bupati Konawe agar jembatan Sungai Ameroro dapat segera dibangun kembali seperti biasa.

 

“Kami sudah minta agar jembatan ini dibangun tetapi belum ada realisasi dari pemerintah, sehingga kami berinisiatif sendiri bersama warga masyarakat untuk membangun jembatan ini” ujarnya beberapa waktu lalu.

 

Tokoh masyarakat, Gunawan Said kepada Skor meminta perhatian Pemkab Konawe agar sesegera mungkin membangun kembali jembatan tersebut agar masyarakat pengguna jembatan dapat merasa nyaman dan tidak was-was lagi ketika mereka melintasi jembatan tersebut.

 

“Harusnya mereka tanggap dan paham begitu pentingnya keberadaan jembatan sungai Ameroro ini bagaimanapun warga ke lima desa yang ada di seberang sungai Ameroro adalah mayoritas petani yang setiap hari melintasi jembatan ini” pintanya.

 

Sementara, kepala seksi Bina Marga PU Kabupaten Konawe, Sumarto via ponselnya mengaku sudah mengusulkan pembangunan jembatan tersebut dalam Musrembang baru-baru ini untuk dimasukan dalam pendanaan tahun 2016 karena dananya sangat besar mencapai miliaran rupiah.

 

Selain pembangunan jembatan, Sumarto juga menyebutkan adanya usulan pembangunan jalan semi permanen sepanjang 4 km pada daerah perkampungan.  Nasrul Anas

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com