,
09 Oktober 2017 | dibaca: 380 pembaca
Dokter "Mogok", ORI Minta Pelayanan UGD Tetap Berjalan

Sulbar, skornews.com

 

Sejumlah dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan mogok kerja sebagai bentuk protes atas minimnya fasilitas.

 

Mereka (Dokter) menilai kondisi RSUD Regional tidak standar dan beresiko untuk pasien karena Bahan Habis Pakai (BHP) penunjang tidak optimal.

 

 

Menanggapi hal itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar mengatakan dalam kondisi seperti ini kita harus bijak dan bisa membuka mata melihat tuntutan para dokter yang melakukan mogok kerja sebab aksi ini murni karena tuntutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. 

 

Selaku pengawas pelayanan Publik, Ombudsman meminta agar pelayanan yang tidak berkaitan langsung dengan keluhan para dokter agar tetap dibuka salah satunya bagian gawat daurat.   

 

 

“Bisa kita bayangkan jika fasilitas penjunjang seperti Laboratorium, Radiologi dan alat serta prasarana ruang operasi yang tidak memadai bahkan tidak standar, ini sangat miris jika melihat berbagai diagnosa penyakit pasien yang datang berobat, kami berharap ada upaya tanggap dari Pemerintah Provinsi untuk mengatasi masalah ini,” terang Lukman (09/10/17).

 

Lanjut Lukman, “Ombudsman RI Sulbar sesuai kewenangannya akan melakukan proses tindaklanjut atas kejadian ini sebab kasus ini tidak boleh berlarut,  kami juga berharap aksi mogok kerja dokter, bisa menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan manajemen rumah sakit regional kedepan,” Ujarnya.

 

Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat Ombudsman RI Sulbar akan melakukan pemanggilan untuk proses Klarifikasi kesejumlah pihak, diantaranya  Manajemen Rumah Sakit, Komite Medik dan Pihak terkait lainnya. ||red (sumber: ORI Sulbar)
 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com