,
10 Oktober 2017 | dibaca: 356 pembaca
Disdikbud Tidak Becus

Kepala Perwakilan ORI Sulbar, Lukman Umar

Sulbar, skornews.com

 

Dalam rangka tindaklanjut penyelesaian pengaduan masyarakat terkait penundaan penerbitan ijazah siswa SLB dan SMALB Negeri Pembina Provinsi Sulawesi Barat, jajaran Ombudsman RI (ORI) Sulbar telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi sejumlah pihak terkait dan menemukan akar masalah penundaan yang bersumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan subtansi oleh tim ORI Sulbar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat dinilai telah melakukan tindakan maladminsitrasi berupa penundaan berlarut penerbitan ijazah sejumlah siswa SLB Negeri Pembina Alumni Tahun, 2014 dan Siswa SMALB Negeri Pembina Alumni Tahun, 2013.

 

Kepala Perwakilan ORI Sulbar, Lukman Umar mengaku sangat menyayangkan kejadian ini sebab menurutnya kejadian ini bukan kasus yang pertama terjadi. Sebelumnya, Ombudsman telah menerima pengaduan yang sama dan akar masalahnya semua bermuara di Dikbud Sulbar.

 

“Terkait kasus penundaan penerbitan ijazah SLB ini, kita semua prihatin dan gerah sebab bulan Februari lalu, kami telah menerima pengaduan yang sama dan itu sudah diselesaikan namun ternyata masih ada yang tersisa, kenapa tidak sekalian saja waktu itu sehingga wajar jika diantara orang tua siswa ada yang menilai Diknas Sulbar ini tidak becus,” terang Lukman Umar (10/10/17).

 

Lanjut Lukman, Bahkan kami tidak menyangka keterangan yang diberikan oleh Kepala Seksi SLB Diknas Sulbar pada saat asisten mengklarifikasi masalah ini yang terkesan menyalahkan tenaga kontrak yang sudah resign (berhenti) yang ditunjuk jadi operator pada waktu itu, apakah setiap pergantian operator data harus hilang, alasan semacam ini menurut kami  tidak masuk akal. Disaat para siswa tengah memerlukan ijazahnya untuk keperluan administrasi ujian nasional, pihak Dikbud baru sibuk mencari mantan operatornya yang sudah Tahunan resign,” ketus Lukman Umar.   

 

Selaku Lembaga Pengawas Pelayanan Publik dan Pemberantasan Maladministrasi, Ombudsman RI Sulbar secara tegas meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat bertanggungjawab, jika persoalan ini tidak bisa diselesaikan maka sudah sepatutnya Gubernur Sulawesi Barat memberikan evaluasi.   

 

Selain itu, berdasarkan pendalaman yang dilakukan ORI Sulbar menemukan fakta mencengangkan bahwa masalah yang sama juga  terjadi disejumlah SLB di Kabupaten lain lingkup Prov. Sulawesi Barat namun demikian sejauh ini, hanya Alumni dari SLB Negeri Pembina Provinsi Sulbar Kabupaten Mamuju yang menyampaikan pengaduan ke Ombudsman. (sumber: ORI Sulbar)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com