,
04 Januari 2018 | dibaca: 380 pembaca
DIPA 2018, Presiden: Segera Laksanakan

Jakarta, skornews.com

 

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 telah diserahkan kepada para menteri dan pimpinan lembaga akhir Tahun 2017 lalu. Presiden minta seluruh program dan kegiatan kerja yang telah direncanakan segera dilaksanakan.

 

“Sekali lagi saya ingin mengulangi, jangan sampai kebiasaan-kebiasaan lama yang business as usual, rutinitas, monoton itu harus dibuang,” kata Presiden saat Sidang Kabinet Paripurna awal Tahun Anggaran 2018 di Istana Negara, (3/1).

 

Presiden minta pimpinan K/L harus menjadikan tahun 2018 untuk bekerja sejak awal sehingga diharapkan kemiskinan, ketimpangan dan keterbelakangan dapat dituntaskan.

 

DIPA untuk 86 Kementerian dan Lembaga (K/L) pada Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 847,4 Triliun dan transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp 766,2 Triliun yang telah diserahkan Presiden Jokowi kepada pimpinan K/L di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, (6/12//2017) lalu.

 

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden menyampaikan agar di Tahun 2018, pemerintah memberikan perhatian pada peningkatan investasi Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Jumlah penduduk kita 250 juta, 60 persen diantaranya adalah anak-anak muda. Bonus demografi ini harus menjadi kekuatan dan peluang kita melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang telah dijalankan sejak tahun 2017,” tutur Presiden Jokowi.

 

Presiden menekankan, pemerintah  harus terus memperbaiki piramida kualifikasi tenaga kerja agar menjadi tenaga yang terlatih dan terampil sehingga bisa diserap dunia industri.

 

“Kita ingin keahlian, keterampilan yang diajarkan di sekolah-sekolah vokasi harus sejalan dengan dunia kerja dan kebutuhan industri,” tegas Presiden.

 

Presiden juga meminta para menteri Kabinet Kerja agar tidak melupakan calon tenaga kerja yang saat ini mayoritas masih berpendidikan SD dan SMP.

 

“Tingkatkan kompetensinya melalui program pelatihan kerja, pemagangan, program sertifikasi yang juga sudah kita mulai tetapi perlu kita perluas sesuai kebutuhan industri,” tutur Presiden.

 

Sidang Kabinet Paripurna dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDTT Eko Sandjojo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menristek dan Dikti M. Nasir, Menkominfo Rudiantara, Menteri PANRB Asman Abnur, Mendikbud Muhadjir Effendy, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito Karnavian, dan Jaksa Agung Prasetyo. ||red (setkab)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com