,
27 Februari 2015 | dibaca: 2626 pembaca
Diduga, Tony Arahkan SKPD Jadi Tim Sukses
Politik Birokrasi Berpotensi Terjadi Korupsi

Deretan Atribut Kampanye Balon Bupati Koltim

Skornews.com, Kolaka Timur-Sultra

Meski genderang pertarungan politik belum ditabuh untuk merebut kursi nomor satu di Kabupaten Kolaka Timur namun suhu politik di daerah otonomi baru (DOB) pemekaran dari Kabupaten Kolaka ini sudah terasa panasnya.

 

Deretan baligho calon Bupati terpajang di sepanjang jalan Desa, Kecamatan dan jalan poros utama Kab. Kolaka Timur untuk mengejar angka popularitas dan elektabiltas.

 

Selain Tony Herbiansyah, muncul figur Mappajarungi Manan yang berlatar belakang aktivis dan wartawan (Wartawan senior Media Indonesia), kalangan pengusaha H. Muh. Buddu yang juga Ketua DPD Golkar Koltim, Wahyu Ade Pratama (Anggota DPRD Prov. Sultra) dan Andi Nur Lape. Nama-nama inilah yang kini ramai diperbincangkan masyarakat Kolaka Timur.

 

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kolaka Timur untuk pertama kali dihelat sejak daerah ini dinyatakan sebagai DOB berdasarkan Undang-Undang RI No 8 Tahun 2013. Sebagai daerah pemekaran maka ditunjuklah Pj. Bupati Kolaka Timur, Drs. H. Tony Herbiansyah untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan memfasilitasi pelaksanaan Pilkada di Kolaka Timur berdasarkan surat keputusan Mendagri No 131.16 tertanggal 16 April 2013. 

 

Maka pada tanggal 22 April 2013 dilantiklah Tony Herbiansyah untuk mengendalikan roda pemerintahan di Kabupaten Kolaka Timur, tentunya ini tidak lepas dari campur tangan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, SE dengan tugasnya segera mengambil langkah-langkah dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai amanat UU pembentukan DOB, sebagaimana diatur dalam pedoman pelaksanaannya agar segera meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

 

Dari pantauan media ini, nama Tony Herbiansyah yang masih menjabat Pj. Bupati Kolaka Timur ini, nampaknya punya ambisi besar untuk menjadi Bupati Kolaka Timur yang defenitif melalui arena pilkada.

 

Hal ini terlihat dari sejumlah baligho yang terpasang dan pergerakannya sebagai Pj. Bupati Kolaka Timur saat media ini melihat dan mendapatkan informasi dari sumber yang dikenal dekat dengan Tony Herbiansyah. Bahkan, hari ini Tony Herbiansyah secara terang-terangan membonceng ambisinya di kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di salah satu Kecamatan di Kolaka Timur, Mowewe, beberapa pekan lalu, dengan mengeluarkan sejumlah pernyataan yang bernada ajakan kepada seluruh tokoh dan masyarakat untuk mendukung dirinya menjadi Bupati Kolaka Timur.

 

Muncul pertanyaan dari sejumlah kalangan, “Apakah ini melanggar ?”, pengamat poitik dari LIK di Jakarta, Rizki awi mengatakan meski tahapan pilkada belum berjalan namun etika politik dan tata negara tidak membenarkan, “ini namanya aji mumpung, kesempatan masih menjabat sebagai Pj. Bupati dengan leluasa memerintahkan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Koltim untuk bekerja sampingan sebagai tim suksesnya, tentu ini tidak fair”, ungkap awi saat ditemui skor di daerah senayan Jakarta Selatan.

 

Geliat tim sukses Tony Herbiansyah dari sejumlah Kepala SKPD ini menarik ditelisik untuk menjadi catatan buat masyarakat Kolaka Timur agar lebih berhati-hati dan kritis melihat pola yang dilakukan Tony Herbiansyah untuk memenangkan pertarungan politik di Kolaka Timur. Pasalnya, dengan cara-cara memanfaatkan kekuatan birokrasi, dipastikan akan menyalahgunakan kewenangannya serta berpotensi menyalahgunakan anggaran negara yang melekat di unit kerjanya.

 

Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme pasti akan terjadi untuk membiayai kegiatan-kegiatan berbau kepentingan politik. Apalagi mental birokrasi di Kolaka Timur yang menduduki jabatan pastilah Asal Bapak Senang (ABS) dan laporan selalu bagus. Fenomena ini terlihat di depan mata, tampilan Baligho Tony Herbiansyah yang melekatkan simbol dan logo masing-masing SKPD yang ada di Pemerintahan Kolaka Timur.

 

“Apakah Tony Herbiansyah menang dengan cara ini?” Pertanyaan ini akan terjawab setelah berakhir masa jabatannya sebagai Pj.Bupati, tanggal 22 April 2015 secara otomatis tim sukses dari kalangan birokrasi ini akan memudar karena PNS dan sejumlah Kepala SKPD akan bermain dua kaki atau meninggalkan Tony Herbiansyah yang tidak lagi berkuasa mengatur birokrasi. Inilah awal kemandulan Tony Herbiansyah sebagai Calon Bupati Kolaka Timur.

 

Meskipun hari ini, Tony Herbiansyah masih terlihat begitu percaya diri bisa menang di Pilkada Kolaka Timur ini, dan leluasa memanfatkan birokrasi untuk kepentingan politiknya,namun sejumlah kalangan menilai peluang menang Tony Herbiansyah yang pernah kalah bertarung menjadi Wali Kota Kendari di Tahun 2012 ini akan terulang kembali.

 

Direktur Eksekutif Lingkar Demokrasi Rakyat (LIDER) Sulawesi Tenggara, Herman Syahruddin mengungkapkan ini dihadapan sejumlah pewarta media cetak/online di Kolaka Timur, Rabu (25/2) usai melakukan monitoring di beberapa wilayah kecamatan di Kolaka Timur. Beberapa argumentasi yang dijadikan ukuran jika Tony Herbiansyah akan terpuruk kembali di Pilkada Kolaka Timur ini adalah sosoknya yang terkesan tidak menghargai perjuangan sejumlah tokoh pemekaran Kolaka Timur dan mengklaim sebagai Bapak Pembangunan di Kolaka Timur. Sikap ini, tentu menyakitkan hati tokoh-tokoh yang “berdarah-darah” untuk perjuangan pemekaran yang kini dinikmati oleh Tony Herbiansyah sebagai Pj. Bupati Kolaka Timur.

 

Selain itu, pernyataan tidak sedap juga pernah dilontarkan bahwa sumber daya manusia (SDM) di Kolaka Timur belum layak sehingga kebijakannya mengimpor sejumlah pejabat dari luar Kolaka Timur ini memicu kekecewan Drs. H. Adel Berty, M.Si selaku tokoh penting di Kolaka Timur-Kolaka, meskipun tidak secara terbuka diungkapkan namun beberapa kerabat dekat keluarga besar Adel Berty ini menyatakan bahwa tidak akan memberikan dukungnya kepada Tony Herbiansyah sebagai Calon Bupati Kolaka Timur.

 

Herman Syahruddin yang juga aktifis anti korupsi ini, mengajak masyarakat di Kolaka Timur untuk menjadi pemilih yang rasional dan tidak terpancing dengan politik uang yang akan dilakukan oleh tim sukses calon Bupati Kolaka Timur saat Pilkada digelar. Selain itu, dia juga mengajak untuk memilih pemimpin yang bersih dari praktik korupsi,kolusi dan nepotisme. S.055

    

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com