,
05 Juni 2015 | dibaca: 1944 pembaca
Diduga Oknum Pejabat PT TIMAH Selewengkan Ribuan Ton Logam Timah

Jakarta, skornews.com


Diduga terjadi penyalahgunaan Ribuan Ton logam timah di lingkup PT Timah (persero) senilai Puluhan Miliar, hal tersebut diperoleh dari selisih antara catatan saldo persediaan logam timah dengan fakta fisik di gudang dan yang telah dikirim ke peleburan.


Informasi yang diterima skornews bahwa catatan jumlah logam waiting pada Juli 2014 lebih dari 5000 batang, sementara fisik logam di gudang sebanyak 1264 batang. Jika berat/batang 25 Kg dengan estimasi sekitar Rp 270 Juta/Ton, maka nilai logam timah yang hilang diperkirakan lebih dari Rp 20 Miliar.

 

Aktivis LSM Lembaga Informant Korupsi (LIK), Khalis berjanji akan melakukan penelusuran bersama skornews dan segera membuat laporan ke pihak berwajib jika terbukti terdapat logam timah yang disalahgunakan oknum pejabat PT timah, "LIK akan membantu skor melakukan investigasi dan akan mengawal kasusnya jika terbukti ada sejumlah logam timah yang disalahgunakan," kata Khalis saat ditemui skornews di kantornya di bilangan pondok kopi, jakarta timur. (5/6/15)


Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekretaris PT TIMAH (Persero), Sdr. Agung menjelaskan bahwa: 


1.   Dalam pelaksanaan kegiatan bisnis perseroan, kami mengadopsi sistem application and product in data processing (SAP), sistem yang terintegrasi sehingga semua kegiatan proses bisnis perusahaan terpantau secara real time, ada ketidak sesuaian dllnya, mudah dan bisa ditelusuri.

 

2.    Perusahaan kami adalah BUMN yang sudah go public, 65 % pemerintah dan 35 % publik, setiap kegiatan kami mengacu kepada UU PT dan ketentuan pasar modal, semua harus transparan dan taat aturan dan sebagai perusahaan public kami harus di Audit oleh pihak Eksternal yang penunjukkannya pun melalui RUPS, laporan keuanganpun harus mendapat persetujuan RUPS, kami sudah melakukan RUPS pada tgl 26 Maret lalu dan pertanggungjawabannya sudah disetujui pada RUPS tsb sehingga ketidak sesuaian yang Bapak dugakan kelihatannya sulit bisa terjadi, selain pihak eksternal kami juga mempunyai satuan pengawasan internal yang akan mengaudit setiap kegiatan2 terutama ada hal2 yang diluar ketentuan.


3.    Untuk penjualan logam timah, sejak tgl 30 Agustus 2013 sudah harus melalui bursa Indonesia, BKDI dan sesuai aturan, PerMendag, adapun PerMenDag yang berlaku saat ini, no 44/2014.


4.    PT Timah Industri adalah salah satu anak perusahaan PT Timah (Persero) Tbk dan kepemilikannya 100 %, perusahaan ini difokuskan utk produk2 hilir, apapun kejadian di anak perusahaan tentu akan berdampak di konsolidasi sehingga sistem dllnya harus link dgn kami, mrkpun juga di audit dan sudah disyahkan dalam RUPS tsb.


Nantikan ulasan lengkapnya pada terbitan Tabloid SKOR edisi ke-33, Drw

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com