,
24 Juli 2017 | dibaca: 554 pembaca
Didesak Ombudsman, Disdikbud Akhirnya Terbitkan Ijazah Siswa SMAN 1 Simboro
Lukman Umar: Kedepankan Kepedulian Dan Keikhlasan Dalam Bekerja, Bukan Nominal

Kepala SMAN 1 Simboro, Sudirman mengundang Kepala Perwakilan ORI Sulbar menghadiri penyerahan 28 ijazah Alumni Tahun, 2016

Sulbar, skornews.com

 

Setelah melalui proses pemeriksaan dan klarifikasi Ombudsman RI Perwakilan Sulbar, laporan terkait penundaan penerbitan Ijazah alumni SMA Negeri 1 Simboro Angkatan Tahun 2016, akhirnya diterbitkan Juli 2017.

 

 

Penundaan penerbitan ijazah Siswa SMAN 1 Simboro bermula pada Tahun, 2016 yang menyebabkan sejumlah wali siswa resah dan melaporkan kejadian itu ke Ombudsman Sulbar karena sudah 1 tahun  ijazah anaknya belum ada kejelasan.

 

Hal itu disebabkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Simboro Wafat  sebelum blangko ijazah diterbitkan. Namun demikian, orang tua siswa  menilai pihak Disdikpora Mamuju dan Disdikbud Sulbar lamban dan terkesan tidak peduli sehingga mereka melaporkannya ke Kantor Ombudsman RI Sulawesi Barat.

 

Abdul Wahid, salah seorang wali siswa yang juga kepala Desa Salletto  mengatakan, anaknya batal melanjutkan pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri karena tidak diakomodir lantaran tidak dapat menunjukkan ijazah asli.

 

“Anak saya itu pak salah satunya, dulu sempat mendaftar di makassar tapi tidak lolos karena belum punya ijazah asli,” terang Wahid. (24/07/17).

 

Kepala SMA Negeri 1 Simboro, Sudirman mengundang Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar untuk hadir bersama dalam rangka penyerahan 28 lembar ijazah siswa SMA Negeri 1 Simboro, Alumni Tahun, 2016  yang telah diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Sulbar.

 

Asisten Ombudsman Sulbar, Sekarwuni menyatakan telah berkomitmen menuntaskan masalah tersebut karena dikategorikan tindakan maladministrasi berat dan berpotensi memenuhi tindak pidana pelanggaran Hak Asasi Manusia.

 

”Alhamdulillah kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan kami juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam menuntaskan masalah ini,” Kata Sekarwuni.

 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar mengatakan kasus ini adalah kasus kedua terjadi di mamuju sehingga Ia berharap kedepan tidak terulang kembali, bahkan secara tegas Lukman meminta pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju untuk memperhatikan profesionalitas dalam pelayanan pendidikan sebab menurutnya kejadian seperti ini sangat fatal.

 

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar

 

“Bagi kami, kejadian di SMA Negeri 1 Simboro ini sangat fatal, hanya karena kepala sekolahnya meninggal berimbas penerbitan ijazah siswa harus tertunda sampai 1 tahun, untung saja para korban ini melapor ke Ombudsman sehingga bisa diselesaikan bersama. Entahlah, jika masalah ini tidak dilaporkan. Saya berpesan agar dalam bekerja tidak selamanya harus bicara nominal sebab ada masanya kepedulian dan keikhlasan yang dikedepankan,” tutur Lukman. ||Yudi (Humas Ombudsman Sulbar)

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com