,
08 Maret 2016 | dibaca: 1266 pembaca
Dana CSR Semen Bosowa, Digelapkan ?

Head Of General Affair Departemen PT. Semen Bosowa Maros

MAROS, skornews.com

 

PT. Semen Bosowa Maros adalah perusahaan industry semen milik Aksa Mahmud, sudah puluhan tahun berdiri kokoh di Kec. Bantimurung Kab. Maros mengeksploitasi gunung-gunung karst terindah ke-2 dunia setelah china.

 

Desa Baruga - Tukamasea Kec. Bantimurung masuk area wilayah tambang Aksa Mahmud, keberadaannya diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal di 3 desa yang di klaim sebagai area ring 1 yaitu baruga, tukamasea dan salenrang.

 

Berdasarkan pantauan skornews di area tersebut, sejumlah warga mengeluhkan aktifitas tambang karena pengelolaannya tidak ramah lingkungan, semburan debu setiap saat melalui cerobong asap pabrik menyebabkan buruknya kualitas udara.

 

Menyikapi hal tersebut, seorang aktivis Pemuda Baruga Salenrang Tukamasea (FP-BARSATU), Abdillah menyayangkan pihak manajemen perusahaan yang tidak mempertimbangkan hak-hak warga di area ring 1, padahal undang- undang telah mewajibkan perusahaan memberikan kompensasi bagi warga yang terkena langsung dampak lingkungan yang diakibatkan aktifitas industry pertambangan.

 

Abdillah menambahkan, “selama puluhan tahun semen bosowa berdiri di desa kami tidak ada perubahan signifikan bagi kehidupan warga sekitar, produksi tanam padi menurun, kesenjangan sosial semakin tinggi dan mobilisasi kendaraan berat menambah kerusakan infrastruktur jalan.”

 

Arbain HD, seorang Peneliti Anti Corruption Watch pada hari Jum'at (4/3) kepada skornews mengatakan diduga ada penggelapan dana CSR yang dilakukan oleh oknum di internal perusahaan semen bosowa selama ini, sejumlah warga mengeluhkan kurang mendapatkan santunan yang layak dari perusahaan, Pihak manajemen juga tidak transparan terkait pengelolaan alokasi dana CSR.

 

Undang-undang no 40/2007 tentang perseroan terbatas, CSR (corporate sosial responsibity) atau tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan yang sifatnya wajib, dengan CSR diharapkan mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup dan perbaikan infrastruktur, perusahaan yang tidak melaksanakan tanggungjawab sosialnya maka yang bersangkutan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

 

“Pengelolaan dana CSR tidak transparan karena dicurigai banyak oknum yang bermain dan terlibat didalamnya, “NA” (oknum pejabat PT Semen Bosowa) diduga menyalahgunakan dana CSR,

 

“Posisinya yang strategis sebagai penanggungjawab CSR area ring 1 berpotensi melakukan penyalahgunaan karena  tidak transparan memberikan informasi pengelolaan dana CSR,” tutur arbain.

 

skornews telah berusaha meminta klarifikasi "NA" namun hingga berita ini ditulis yang bersangkutan belum dapat dikonfirmasi

 

Reporter : Rauf

Editor : awi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com