,
14 Juli 2015 | dibaca: 957 pembaca
BHAKTI SOSIAL TAGANA REGIONAL SUMATERA DI LUBUKLINGGAU

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) menyusuri Sungai Kelingi, LubukLinggau, Sumatera Selatan, Rabu (10/6). Kegiatan Mensos tersebut dalam acara Bhakti Sosial Tagana Regional Sumatera 2015.

Jakarta, Skornews.com

Bhakti Sosial Taruna Siaga Bencana(Tagana) Regional Sumatera 2015 yang digelar pada tanggal 7-10 Juni 2015 di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan berjalan sukses serta mendapat dukungan yang luar biasa dari pihak pemerintah Kota Lubuklinggau.

 

 

Acara yang merupakan rangkaian Apel Tagana Nasional yang digelar di Provinsi Aceh itu dihadiri Sedikitnya 400 Tagana dari seluruh Sumatera serta dukungan perwakilan Tagana Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur bertempat di lapangan Eks Kompi Bantuan Yonif 141/AYJP Jl. Yos Sudarso,

 

Beberapa rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Bhakti Sosial Tagana Regional Sumatera itu diantaranya Tagana Go Green, Tagana Goes To School berupa penyuluhan kepada sejumlah siswa, dan Donor Darah, serta acara puncak yang dihadiri Menteri Sosial Ibu  Khofifah Indah Parawansa pada 10/6/2015 dengan menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok masyarakat serta mengukuhkan Walikota Lubuklinggau sebagai pembina TAGANA kota Lubuklinggau.

 

1.         Tagana Go Green :

 

TAGANA berhasil menanam 600 pohon trembesi di lapangan pramuka Lubuklinggau, sisa 400 dititipkan kepada KWARCAB Lubuklinggau, karena lahan yang di sediakan hanya mampu mendukung penanaman 600 buah pohon dengan jarak yang sehat ± 5 meter (600 x 5 = 3000 m)

TAGANA menanam 25 buah pohon buah khas dari masing-masing kontingen. 

 

2.         Tagana Goes To School :

 

Hari Selasa, 9 Juni 2015, sebanyak  33 TAGANA  di dampingi oleh penanggung jawab kegiatan Andriana, beranjangsana keSekolah Dasar Islam Baitul A’la, Lubuklinggau; SMP Negeri2,kota Lubuklinggau dengan Kepala Sekolah Bp. Maspa qurbani  dan SMA negeri 2,kota Lubuklinggau, diteriman oleh plt. Kepala Sekolah Bpk.Mardini, alumni fakultas kimia Universitas Sriwijaya tahun 1989, 

Harapan civitas SMA Negeri 2 terhadap sosialisasi ini sangat mendukung bahkan agar dapat dilaksanakan setiap tahun, demi kepedulian sosial, kesetiakwanan sosial anak akan berkembang dan bila ada bencana dirumah mereka bisa mengatasinya, atau minimal tidak panik.

 

Simulasi dan sosialisasi yang disampaikan oleh TAGANA dan para pembina adalah :

 

a)      Pertolongan terhadap korban oleh tiga orang

b)      Mmenolong orang yng lebih berat dari kita

c)       Menolong oran lain yang pingsan, berupa pertolongan pertama.

d)      Cardiopulmonary resuscitation (CPR)

e)      Evakuasi korban diantara reruntuhan bangunan

f)       Pesan berantai

g)      Membuat nafas buatan

h)      Cara membidai

i)        Tehnik pertolongan pertama di air/korban tenggelam.

j)        Logo/badge keterampilan TAGANA dan Yel-yel TAGANA

k)      Merakit dan mengepak Velbed

 

3.         Donor Darah :

 

Donor darah dilaksanakan di Lapangan Olah raga Kompi Bantuan.  Sebanyak 53 peserta TAGANA Bhakti Sosial berpartisipasi dengan kegiatan donor darah. 53 labu darah yang terkumpul  dicheck di laboratorium  guna memastikan bebas dari virus hepatitis B, hepatitis C, siphilis,  dan HIV, baru akan didistribusikan kepada masyarakat. 

 

Adapun acara puncak yang dihadiri Menteri Sosial, Ibu  Khofifah Indah Parawansa

a)   Bantuan Menteri Sosial

Menteri Sosial Menyerahkan bantuan mobil Dapur Umum Lapangan (DUMLAP), kepada Pembina Tagana/Walikota Lubuklinggau, disaksikan oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial.

 

Menteri Sosial menyerahkan bantuan kepada renovasi untuk 50 RUTILAHU (rumah tidak layak huni), yang diterima oleh kepala dinas sosial Kota Lubuklinggau, untuk diteruskan kepada yang berhak.

 

Menteri Sosial memberikan bantuan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PSKA) untuk 300 di 8 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak se Lubuklinggau, masing-masing memperoleh Rp. 1.000.000,-. Selain itu Menteri Sosial juga menyerahkan bantuan dana untuk rehabilitasi dan perbaikan sarana lingkungan senilai Rp. 50.000.000,-

 

b)    Pembagian 100 Jaket untuk punggawa ojek, Pemberian 500 Kacamata (+) untuk masyarakat Ulak Lebar, Lubuklinggau

 

c)    Ataraksi Water Rescue Oleh Tagana

 

TAGANA dengan salah satu fungsi dan kemampuanya melakukan evakuasi segala medan, dituntut untuk profesional di bidangnya.

 

Pada Bhakti Sosial Regional Sumatera kali ini atraksi, evakuasi basah mengambil lokasi di Ulak Lebar dari dengan memanfaatkan bantaran sungai dan sungai Kelingi.

 

Skenario yang disusun adalah menyelamatkan korban terseret arus sungai, mengevakuasi, melakukan penjemputan basah vertical rescue, mengatasi perahu terbalik, kolone perahu dan terakhir menyusuri sungai kelingi bersama pejabat yang terlibat dengan puncak acara bhakti sosial regionalTAGANA se sumatera.

 

Menteri Sosial yang ikut mengarungi derasnya sungai Kelingi dengan perahu karet, mengaku senang, meski  , meskipun sungai Kelingi mempunyai grade 1-2, namun unsur rekreasinya sangat kental.

 

" Saya merasa senang dan turut merasakan apa yang telah dilakukan Tagana” Ujar Ibu Menteri disela-sela kegiatan itu.

 

Tercatat ada 11 perahu karet yang dipersiapkan oleh panitia, yang berasal dari TAGANA Lubuklinggau, Dinas Pariwisata Lubuklinggau, partisipasi TAGANA provinsi Riau.

 

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com