,
04 November 2019 | dibaca: 106 pembaca
TMMD Wujud Keberadaan Negara Bagi Warga Perbatasan

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf. Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos (kanan)

 

Kalbar, skornews

 

Indonesia memiliki wilayah yang cukup luas membentang dari sabang sampai Merauke, Luas wilayah tersebut merupakan kekayaan dan potensi yang dimiliki bangsa ini jika dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. 

 

Namun demikian, luasnya wilayah juga menjadi masalah tersendiri bagi pemerataan pembangunan yang sulit diwujudkan karena pemerintah memiliki keterbatasan, baik dari segi anggaran maupun sumber daya manusianya. 

 

Kurang meratanya pembangunan sampai saat ini juga dirasakan masyarakat di perbatasan Kalimantan Barat. Masyarakat pedesaan mengalami ketertinggalan dibandingkan daerah daerah lain di Indonesia. Masih ada desa-desa di perbatasan yang terisolir akibat tidak adanya infrastruktur jalan yang menyebabkan anak-anak anak perbatasan kurang mendapat pendidikan yang layak.

 

Roda perekonomian di perbatasan masih berjalan lambat karena tidak adanya infrastruktur yang menunjang untuk meningkatkan kesejateraan hidup masyarakat. Sebagian besar lebih memilih menjual hasil bumi mereka ke negara tetangga Malaysia karena masyarakat tidak sanggup membayar biaya angkut yang cukup besar bila menjualnya di wilayah Indonesia.

 

 

Untuk memasarkan hasil pertanian, masyarakat harus menempuh jalur sungai karena tidak adanya akses jalan darat. Akibatnya, perputaran uang tidak terjadi di wilayah sendiri akan tetapi di negara lain sehingga tingkat kesejahteraan hidup masyarakat sulit terwujud. Terjadi kurang meratanya pembangunan di perbatasan, membuktikan bahwa masih kurangnya kepedulian kita bersama untuk ikut serta dalam mewujudkan pembangunan.

 

Tidak meratanya pembangunan tersebut, tidak boleh saling menyalahkan, kita tidak boleh menuding pemerintah kurang mampu dalam mengelola negara ini, untuk mewujudkan kesejateraaan bagi masyarakatnya. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa pemerintah juga memiliki keterbatasan baik dalam pendanaan maupun sarana untuk membangun. Untuk itu diperlukan kesadaran bersama untuk bahu-membahu membantu pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan guna mengejar ketertinggalan ini.

 

Sadar pentingnya kebersamaan dalam pembangunan, Kodam XII/Tanjungpura melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sampai saat ini sudah dilaksanakan ke-106 kalinya. Membantu pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan di perbatasan. 

 

Dengan bekerjasama lintas sektoral, baik oleh TNI, Polri, lembaga maupun kementerian terkait Kodam XII/Tpr menggelar TMMD di dua wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia yaitu di Kodim 1202/Singkawang yang dilaksanakan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas serta di Kodim 1206/Putussibau yang dilaksanakan di Desa Manua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. 

 

Pada TMMD kali ini, Kodam XII/Tpr berhasil membangun sarana dan prasarana yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat perbatasan seperti pembangunan jalan dan jembatan, rehab tempat ibadah, rabat beton, pembangunan poskamling. Kodam XII/Tpr berperan aktif mewujudkan keberadaan negara bagi warga perbatasan melalui TMMD.

 

Melalui hasil pelaksanaan program TMMD, Kodam XII/Tpr telah berhasil mengangkat keterpurukan masyarakat pedesaan di wilayah perbatasaan dengan dibangunya sarana dan prasarana yang sesuai dengan usulan dari masyarakat serta menyentuh langsung kepentingan masyarakat, secara perlahan kemajuan wilayah perbatasan dapat dirasakan seperti adanya jalan, semakin mempermudah transportasi untuk membuka akses jalan dan keamanan lingkungan juga meningkat dengan dibangunnya poskamling.

 

Selain itu, melalui TMMD ini semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan Rakyat dan meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat perbatasan. TMMD membuktikan bahwa negara hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat perbatasan dengan membangun kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam bela negara.  

 

Untuk itu, diharapkan program TMMD terus dilaksanakan sebagai solusi percepatan pembangunan di daerah terisolir, desa tertinggal, daerah perbatasan, maupun daerah kumuh perkotaan di Indonesia sehingga keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat terwujud. ||Awi (Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf. Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.)

Berita Lainnya

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com