,
04 November 2018 | dibaca: 215 pembaca
Manipulasi Perhitungan Dan Pembayaran Subsidi Pupuk Kementan

Kasubdit Pupuk Bersubsidi Ditjen PSP, Kementan, Uray S dan Kasi Pengawasan Pupuk, Endah Susi Larasati saat wawancara dengan skornews

Jakarta, skornews.com

 

Tagihan subsidi pupuk Tahun 2017 pemerintah oleh produsen PT Petro Kimia Gresik (PKG) lebih dari Rp 12,5 Triliun namun Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) membayar tagihan PKG sebesar Rp 13,6 Triliun lebih.

 

Perhitungan tagihan subsidi pupuk berdasarkan selisih antara Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu pupuk urea (Rp 1800/kg), SP-36 (Rp 2000/kg), ZA (Rp 1400/kg), NPK (Rp 2300/kg) dan Organik (Rp 500/kg).

 

Skornews mencatat PT PKG menyalurkan pupuk bersubsidi lebih dari 4,9 juta ton yakni pupuk urea (321.000 ton), SP-36 (843.828 ton), ZA (958.571 ton), NPK (2.235.461 ton), Organik (585.215 ton).

 

Kesalahan kelebihan pembayaran itu dinilai tidak wajar oleh aktivis anti korupsi dari LAKIP RI, Aldin M Nasir. Menurutnya, dokumen penagihan produsen tentu telah diverifikasi kebenaran jumlah, jenis dan lokasi penyaluran.  

 

“Tentu ada tim verifikasi dan validasi mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi kemudian diverivikasi kembali di Pusat tapi kenapa bisa salah sampai gaps lebih 1 Triliun,” kata Aldin saat dihubungi skornews, (3/11).  

 

Kasubdit Pupuk Bersubsidi Ditjen PSP, Uray S. yang dikonfirmasi skornews, (22/10) lalu di kantornya mengakui adanya kelebihan lebih dari Rp 1 Triliun tapi menurutnya, soal lebih dan kurang bayar itu hal yang biasa terjadi.

 

“Kelebihan terjadi justru karena adanya efisiensi dari pihak PKG dalam melakukan penyaluran dan terkait kelebihan bayar, kami sudah surati namun PKG minta keringanan agar bisa nyicil pengembaliannya” kata Uray. (Baca berita sebelumnya )

 

Penelusuran skornews lebih lanjut, pernyataan efisiensi itu tidak sesuai kenyataan. fasalnya, ratusan ton penyaluran PT PKG melebihi volume yang ditentukan dalam Permentan.

 

PT Petrokimia Gresik yang dikonfirmasi skornews, (23/10) lalu. belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis. ||awi

 

 

Bersambung…!

Nantikan penelusuran skornews terkait volume, kualitas dan HPP Pupuk Bersubsidi

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com