,
03 Maret 2020 | dibaca: 393 pembaca
“Manipulasi” Realisasi PSO Angkutan Perintis Kemenhub

SKOR News, Jakarta – realisasi PSO angkutan perintis pada akhir tahun diduga dimanipulasi, pelaksana kegiatan yang ditugasi bahkan telah dibayar lunas tanpa dokumen pertanggungjawaban Bulan Oktober-Desember senilai Puluhan Miliar Rupiah.

 

Tagihan dari penyelenggara PSO tidak diverifikasi kebenaran realisasi pelayarannya sebagaimana diatur dalam Permenhub 48/2018 yang menyatakan bahwa pencairan anggaran dari tagihan pemyelenggara PSO wajib melampirkan dokumen realisasi pelayaran yang yang telah diverifikasi kebenarannya oleh konsultan pengawas atau tim verifikasi yang dibentuk Dirjen Perhubungan Laut.    

 

PT Pelni (persero) seyogyanya melaksanakan 46 trayek pelayaran sesuai penugasan Kewajiban Pelayanan Publik atau Public Service Obligation (PSO) angkutan perintis milik Negara senilai lebih dari Rp 300 Miliar dan ditambahkan lagi sebesar Rp 27 Miliar pada akhir tahun anggaran (Desember) 2018.

 

Kegiatan yang menghabiskan Ratusan Miliar APBN itu digelontorkan melalui Satuan Kerja (Satker) Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Laut, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI.

 

Tujuan kegiatan itu dimaksudkan untuk melayani rute-rute pelayaran yang tidak komersil sehingga tidak memberikan keuntungan kepada perusahaan pelayaran, untuk itu pemerintah memberikan subsidi harga tiket penumpang ekonomi kepada PT Pelni yang ditunjuk melaksanakan kegiatan tersebut.

 

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Direktorat Lalu Lintas Dan Angkutan Laut Kemenhub dan PT PELNI (Persero) belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan. ||rizki

 

Nantikan penelusuran lengkap skornews pada berita selanjutnya..!

Redaksi/Tata Usaha

Jl. SMA 14 No.16B Cawang, Jakarta Timur

Telp: +62851 0009 5520/0853 1116 6156

Bank Mandiri: 166-00-0127395-2

an. PT SOLUSI KOMUNIKASI REGIONAL

e-mail: redaksi@skornews.com

website: www.skornews.com